KADIN Sambut Hangat Kunjungan Delegasi MUSIAD Turki

0
120

BERITATURKI.COM, Jakarta – Delegasi MUSIAD lakukan kunjungan ke kantor pusat Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) di Jakarta. Kunjungan yang dilakukan pada hari Rabu, 16 Januari 2019, tersebut dilakukan bersama ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muhammad Najib dan CEO Biru Marmara Grup Doddy Cleveland Hidayat Putra.

Rombongan disambut Ketua Umum KADIN Rosan Perkasa Roeslani. Dalam pertemuan tersebut, Rosan memaparkan selayang pandang terkait KADIN kepada pihak MUSIAD. Rosan juga menuturkan bahwa dirinya telah dua kali berkunjung ke Istanbul, namun belum berkesempatan mengenal MUSIAD.

“KADIN adalah organisasi pengusaha Indonesia yang bergerak dalam bidang perekonomian dan independen,” tutur Rosan.

Ia juga turut mengungkapkan bahwa Turki merupakan salah satu negara yang cukup kuat dalam melakukan investasi di sektor kontruksi dan memiliki banyak peluang kerja sama di berbagai sektor.

Presiden Komite Organisasi Luar Negeri MUSIAD, Ibrahim Uyar, menanggapi bahwa pihaknya terus berupaya untuk turut serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi, salah satunya dengan jalan kerja sama dengan negara anggota MUSIAD.

“Kami berharap dapat membawa pengusaha Turki untuk melakukan investasi di Indonesia serta mengundang pengusaha Indonesia untuk melakukan hal serupa di Turki,” ungkap Ibrahim.

“MUSIAD berharap dapat bekerja sama dengan pihak KADIN. Dalam hal ini kami fokus kepada sektor halal food. Kami banyak menemukan produk asal Malaysia, namun tidak banyak dengan produk asal Indonesia. Ini merupakan suatu peluang yang harus ditingkatkan,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, CEO Biru Marmara Grup Doddy Cleveland Hidayat Putra selaku penggagas dan juga calon presiden MUSIAD di Indonesia yang ditunjuk secara langsung oleh pihak MUSIAD Turki, turut menyampaikan rencana persiapan dibukanya kantor perwakilan MUSIAD di Jakarta.

“Persiapan ini diperkirakan akan berjalan selama dua bulan,” jelas Doddy.

Menutup pertemuan, Ibrahim menerangkan bahwa saat ini hanya terdapat 15 hingga 20 perusahaan Turki yang ada di Indonesia. Selanjutnya ia berharap MoU kerja sama akan segera disepakati.

“Kami akan segera mengirimkan draft MoU kerja sama ke kantor pusat KADIN dan memohon dukungan terkait persiapan dibukanya kantor perwakilan MUSIAD di Jakarta,” jelas Ibrahim. (Yn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here