Jutaan Siswa di Turki Kembali Masuk Sekolah

0
81

Tahun ajaran baru untuk sekolah dasar, menengah dan tinggi dimulai serentak di Turki pada 16 September kemarin. Sekitar 18 juta siswa dan lebih dari satu juta guru siap memulai proses belajar mengajar yang akan berlangsung hingga Juni mendatang.

Menurut data terbaru, sebanyak 17.749.876 siswa akan masuk sekolah tahun ini dan didampingi oleh 1.075.196 guru. Semester pertama akan berakhir pada 18 Januari 2019 sedangkan yang semester kedua akan dimulai dua minggu kemudian, yaitu 4 Februari dan akan berlangsung hingga 14 Juni.

Bagi sebagian sekolah, proses belajar dimulai seminggu lebih awal. Kementerian Pendidikan menetapkan masa orientasi pada minggu lalu bagi sekitar 1,3 juta siswa yang mulai masuk sekolah di tahun ini. Proses yang sama berlaku bagi 1,15 juta pelajar di sekolah menengah pertama dan 1,2 juta pelajar di sekolah menengah tinggi.

Dengan dimulainya tahun ajaran baru di sekolah-sekolah, lalu lintas pagi hari di beberapa kota besar mengalami kemacetan. Sumber kemacetan di jalanan Istanbul sendiri berasal dari 18.000 kendaraan pribadi yang mengantarkan para siswa ke sekolah.

Berbagai laporan menjelaskan bahwa demi peraturan keselamatan, polisi lalu lintas dikerahkan di persimpangan-persimpangan tertentu di Istanbul untuk memeriksa angkutan sekolah.

Pemerintah kota Istanbul memberlakukan transportasi umum gratis dari pukul 6 pagi sampai dengan pukul 2 malam. Hal tersebut dilakukan untuk menekan tingkat kemacetan, namun sayangnya kemacetan masih terjadi hampir di seluruh kota.
Pemerintah baru-baru ini mengumumkan rencana aksi 100 hari untuk pendidikan. Rencana tersebut bertujuan untuk mengintegrasikan lebih banyak sekolah ke sistem baru, memotong jam sekolah panjang bagi jutaan siswa, dan berusaha memperkenalkan langkah-langkah baru untuk menilai keberhasilan siswa berdasarkan keterampilan dan minat mereka daripada nilai.

Dalam pesan tertulisnya pada kesempatan tahun ajaran baru pada hari Minggu (16/09), Presiden Recep Tayyip Erdoğan mengisyaratkan “perubahan sejarah” dalam pendidikan.

“Dengan pemerintahan baru, kami memasuki era baru, dan kami mempersiapkan perubahan historis dalam pendidikan. Kami percaya reformasi ini untuk lebih meningkatkan potensi anak-anak,” tutur Erdogan.

Dalam pesannya, Erdogan juga menyatakan bahwa keluarga dan guru juga memegang banyak tanggung jawab untuk meningkatkan pendidikan.

Dilansir dari Daily Sabah, dalam rangka tahun ajaran baru Ketua Parlemen Binali Yıldırım mengunjungi Sekolah Dasar Öğretmen Semiha Yıldırım. Nama sekolah tersebut diambil dari nama istrinya yang merupakan seorang guru di Çekmeköy di sisi Anatolia Istanbul. Sekolah ini dibangun pada tahun 2012 dengan dana yang disediakan oleh Semiha Yıldırım dan anak-anaknya.

Menteri Pendidikan Selçuk, Gubernur Istanbul Vasip Şahin, dan Walikota Metropolitan Istanbul, Mevlüt Uysal mengikuti kegiatan upacara di sekolah Yıldırım. Mereka berharap agar kelak para siswa isa meraih sukses dan kelak bisa menjadi anggota masyarakat yang. Ia juga memuji istrinya, Semiha Yıldırım, yang mengajar ribuan siswa selama karirnya dan mengajak semua orang kaya untuk membangun sekolah.

Beberapa sekolah memiliki terlalu banyak siswa sehingga mereka harus membagi waktu dalam penggunaan kelas. Yıldırım mengatakan pada 2020 semua sekolah akan menyediakan khusus satu hari yang penuh dengan kegiatan pendidikan. Ia mengatakan pendidikan setengah hari hanya berlaku di lima atau enam provinsi terpadat. Ia juga meminta siswa dan guru untuk menjaga sekolah mereka agar tetap bersih dan aman.

Anak-anak Suriah yang tinggal di seluruh Turki juga memulai tahun ajaran baru mereka. Kepala pendidikan provinsi Kilis di tenggara, Muhammet Şahinkaya, mengatakan ketika berbicara kepada İhlas News Agency kemarin (16/09) bahwa wilayah Suriah yang dibersihkan dari teroris yang terkait PKK tahun lalu diberikan layanan pendidikan. Ia menambahkan bahwa sebanyak 85.000 siswa telah mulai sekolah dengan siswa dari warga Turki lainnya. Şahinkaya juga mengatakan bahwa banyak sekolah di provinsi Kilis yang memberikan layanan pendidikan bagi penduduk setempat dan anak-anak Suriah.(Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here