Juru Bicara Turki: Perselisihan Mediterania Timur Bisa Diselesaikan Dengan Damai

0
38
Juru Bicara Kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin menyampaikan pandangan resmi Pemerintah Turki terhadap eskalasi kasus Mediterania Timur

Pendekatan yang adil, inklusif, dan rasional akan membantu menangani masalah secara konstruktif, kata juru bicara kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin.

BERITATURKI.COM, Ankara – Seorang pejabat senior Turki pada hari Senin (14/09) mengulangi sikap negaranya bahwa penyelesaian sengketa secara damai di Mediterania Timur adalah pilihan terbaik untuk saat ini, dan dimungkinkan.

“Pendekatan inklusif dan rasional berdasarkan azas keadilan akan berkontribusi secara konstruktif. Turki tidak memiliki desain di tanah siapa pun tetapi bertekad untuk tidak mengizinkan siapa pun menjadi tidak adil,” kata Juru Bicara Kepresidenan Ibrahim Kalin di Twitter.

Pandangan resmi Pemerintah Turki yang disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Kepresidenan Republik Turki, Prof. Ibrahim Kalın melalui akun Twitter resminya senin siang (14/08).

Kalin menggarisbawahi bahwa sebagai aktor yang kuat, Turki akan selalu melindungi hak dan kepentingannya baik di atas meja maupun di lapangan di bawah kepemimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Dia mendesak Yunani dan negara-negara Uni Eropa untuk mengambil langkah bersama dan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk diplomasi.

Ketegangan di kawasan itu telah tinggi sejak Turki melanjutkan eksplorasi energi di Mediterania Timur bulan lalu, setelah Yunani dan Mesir menandatangani kesepakatan pembatasan maritim yang kontroversial, menolak isyarat niat baik Ankara untuk menghentikan pencarian sebelumnya.

Di tengah ketegangan atas wilayah Mediterania dan eksplorasi energi, Turki telah berulang kali menekankan kesediaannya untuk memulai negosiasi tanpa prasyarat, berbeda dengan penolakan Yunani dalam beberapa pekan terakhir untuk mengadakan dialog melalui NATO atau UE.

Pada hari Minggu, Perdana Menteri Yunani mengatakan dia siap untuk berbicara dengan Erdogan jika ketegangan antara kedua negara mereda.

Ankara secara konsisten menentang upaya Yunani untuk mendeklarasikan zona ekonomi eksklusif berdasarkan pulau-pulau kecil di dekat pantai Turki, melanggar kepentingan Turki, negara dengan garis pantai terpanjang di Mediterania.

Negara itu juga mengatakan sumber energi di dekat pulau Siprus harus dibagi secara adil antara Republik Turki Siprus Utara dan pemerintahan Siprus Yunani./AA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here