Juru Bicara Kepresidenan Kalın: Trump Akan Kunjungi Turki pada 2019 Atas Undangan Erdogan

0
55
Foto Anews

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan mengunjungi Turki pada tahun2019, untuk memenuhi undangan yang dikirimkan Presiden Recep Tayyip Erdoğan, Juru Bicara Kepresidenan Ibrahim Kalın mengumumkan Senin, 24 Desember 2018.

Berbicara tentang penarikan AS dari Suriah, Kalın juga mengatakan bahwa delegasi militer AS diperkirakan akan tiba di Turki minggu ini untuk membahas koordinasi untuk penarikan pasukan Amerika.

“Untuk mencegah kesenjangan dalam koordinasi rencana penarikan, [Presiden Erdogan] memberikan instruksi yang diperlukan,” katanya.

Pembicaraan akan mencakup berbagai topik, termasuk sikap AS mengambil kembali senjata yang didistribusikan untuk Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang didominasi oleh afiliasi kelompok teror PKK, Partai Uni Demokratik (PYD) dan sayapnya Unit Perlindungan Rakyat (YPG), dengan dalih untuk memerangi Daesh.

Kalın menambahkan bahwa Turki juga akan berkoordinasi erat dengan Rusia mengenai kemungkinan terjadinya kekosongan kekuasaan di Suriah timur saat AS menarik diri, termasuk di wilayah timur Sungai Eufrat.

Menekankan bahwa panggilan telepon antara Erdogan dan Trump pada 14 Desember adalah peristiwa bersejarah, Kalın mengatakan presiden Turki dengan jelas menyampaikan pesan bahwa baik AS maupun Turki tidak membutuhkan PYD atau teroris YPG untuk menghilangkan ancaman Daesh.

Trump mengejutkan kabinetnya, anggota parlemen dan banyak dari dunia pekan lalu ketika ia memerintahkan pasukan Amerika pulang, menolak saran dari para penasehatnya setelah percakapan dengan Erdogan mengenai operasi lintas perbatasan Turki yang akan segera dilakukan untuk menghilangkan teroris YPG dari Suriah utara.(Yn)

Sumber: Anews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here