Jerman: Stabilitas Turki Penting bagi Eropa

0
65

Berlin, Jerman – Menteri perekonomi Jerman menyuarakan dukungan mereka Ahad (26/08) pada kekhawatiran pasar Turki setelah Presiden AS Donald Trump memberi sanksi dan menaikan tarif pada Turki.

Merespon pertanyaan warga saat acara open house kementeriannya, Peter Altmaire menggaris bawahi pentingnya Turki untuk Jerman dan Uni Eropa.

“Kami tidak memiliki ketertarikan dalam destabilisasi dari negera seperti Turki dengan 80 juta populasi, yang juga penerima dari sekitar 4 juta pengungsi,” dia menuturkan.

Tensi politik antara Ankara dan Washington telah memicu kekhawatiran pasar pada awal bulan ini setelah Presiden AS Donald Trump mengancam memakai tekanan ekonomi atas penuntututan dari pastur asal Amerika yang menghadapi tuduhan terkait terorisme di Turki.

Lira Turki merosot namun mengalami pemulihan kembali baru-baru ini setelah isyarat positif dari beberapa ibu kota Eropa dan juga keputusan Qatar untuk menginvestasikan USD 15 milyar di Turki.

Altmaire tidak sepenuhnya mengesampingkan kemungkinan untuk membantu Turki, apabila Ankara meminta bantuan dari rekan Eropanya.

Tapi ia menekankan kalau situasinya belum sampai ke titik itu.

“Saya belum berfikir kalau saat ini kami dalam situasi dimana kami harus membuat keputusan konkret pada bantuan keuangan ataupun perekonomian,” dia mengatakan.

Altmaier mengakui bahwa Berlin dan Ankara memiliki perbadaan politik pada beberapa persoalan, tapi ia menyatakan harapannya untuk mengatasi masalah tersebut dengan berdialog.

Hubungan politik Turki dan Jerman mengalami beberapa kemunduran pada dua tahun terakhir, tapi keduanya sudah mengambil langkah di beberapa bulan belakangan menuju normalisasi hubungan.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan diharapkan melakukan kunjungan resmi ke Berlin pada 28-29 September.

Jerman rumah bagi lebih dari 3 juta masyarakat asal Turki. Banyak dari mereka adalah generasi kedua dan ketiga dari keluarga-keluarga Turki yang migrasi ke Jerman pada tahun 1960-an

Uni Eropa kelas berat Jerman adalah rekan perekonomian dan perdagangan utama Turki, dan lebih dari 7.500 perusahaan Jerman aktif di Turki. Pada 2017, volume perdagangan bilateral dari keduanya mencapai USD 43.6 milyar. (AWN)

 

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here