Jawab Macron, Erdoğan: “Kami Tak Akan Respon Provokasi Yang Terus-menerus

1
75

BERITATURKI.COM, Ankara- Turki bermaksud untuk memberikan kesempatan terbaik bagi diplomasi, menyelesaikan masalah melalui dialog dengan cara yang menguntungkan semua pihak, kata Presiden Recep Tayyip Erdoğan pada hari Sabtu menanggapi seruan untuk pembicaraan dari timpalan Prancis Emmanuel Macron.

Macron meminta Turki untuk membuka kembali “dialog yang bertanggung jawab” di Mediterania Timur, setelah baru-baru ini mengancam sanksi terhadap negara itu dan meminta Uni Eropa untuk bersatu melawan Ankara. Baca:https://beritaturki.com/mendesak-turki-berdialog-macron-bernada-backtrack/

Dalam serangkaian Tweet, Erdogan mengatakan bahwa Turki tidak akan memperhatikan provokasi yang terus-menerus, menyatakan bahwa Ankara telah melakukan proses ini dengan cara yang ditentukan dan matang.

Presiden Erdoğan merespon langsung tweet yang disampaikan Macron di Media Sosial miliknya yang bernada “nyinyir” dan terkesan “mundur”.

“Dengan tujuan ini, kami akan terus mempertahankan setiap jengkal air dan tanah di negara kami sampai tuntas,” ujarnya.

Erdoğan menyampaiakan bahwa sikap Turki adalah sesuai dengan apa yang sudah di sampaikan di awal dan akan memegang teguh prinsip tersebut tanpatedeng aling-aling

Turki Jumat menuduh Macron menambahkan bahan bakar ke dalam api di Mediterania Timur dan mempersulit penyelesaian masalah di wilayah tersebut.

Ketegangan baru-baru ini meningkat karena masalah eksplorasi energi di Mediterania Timur.

Yunani telah mempermasalahkan eksplorasi energi Turki di kawasan itu, mencoba mengotak-atik wilayah maritim Turki berdasarkan kedekatan sejumlah pulau-pulaunya dengan pantai Turki.

Turki – negara dengan garis pantai terpanjang di Mediterania – telah mengirimkan kapal latihan disertai pengawalan angkatan laut untuk mengeksplorasi energi di landas kontinennya, dengan mengatakan bahwa Ankara dan Republik Turki Siprus Utara memiliki hak di wilayah tersebut.

Untuk mengurangi ketegangan, Turki telah menyerukan dialog untuk memastikan pembagian yang adil dari sumber daya kawasan.

Sementara itu, delegasi militer Turki dan Yunani telah mengadakan pertemuan teknis di markas NATO di Brussels untuk membahas cara-cara mengurangi risiko insiden di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.DS

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here