Istanbul, Peringkat ke-3 Kota yang Paling Banyak Dikunjungi di Eropa

0
138
Foto Anews

Menjadi pusat budaya dan ekonomi Turki, tahun ini Istanbul menempati peringkat ketiga sebagai kota yang paling banyak dikunjungi di Eropa,dan peringkat kedua belas di dunia, menurut survei yang dilakukan oleh firma riset dan statistik yang berbasis di London, Euromonitor International.

Tercatat tingkat hunian hotel di Istanbul hampir mencapai titik tertinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya, berdasarkan laporan para profesional pariwisata yang mengatakan bahwa harga sewa hotel mencapai kenaikan 95 % untuk Malam Tahun Baru. Setelah melalui salah satu periode paling sulit dalam sejarahnya pada tahun 2016 dan 2017 karena adanya upaya kudeta dan beberapa serangan teroris, hotel di Istanbul telah mengambil bagian dari iklim positif dalam pariwisata tahun ini.

Turis yang datang kebanyakan turis dari Timur Tengah, Iran, dan Rusia selama dua tahun terakhir. Kota paling padat di Turki ini telah menjadi tujuan favorit baru wisatawan Eropa pada tahun 2018. Keragaman dalam profil pariwisata menaikkan tingkat hunian hotel menjadi sekitar 75 % pada bulan November, dan angka ini diperkirakan akan melebihi 80 % pada akhir tahun.

Peningkatan tingkat hunian menyebabkan naiknya biaya hotel hingga lebih dari $ 80 untuk hotel bintang empat, $ 100 untuk hotel bintang lima dan $ 200 untuk hotel-hotel mewah. Setelah menyelesaikan persiapan terakhir mereka untuk Malam Tahun Baru, hotel Istanbul menargetkan tingkat hunian sebesar 95 %. Sementara itu, perwakilan pariwisata mencatat bahwa angka hunian tertinggi di Istanbul terjadi pada tahun 2014 dan 2015.

Ketua Asosiasi Pariwisata Istanbul (ISTTA) İbrahim Halil Korkmaz mengatakan bahwa Istanbul sekali lagi menjadi tujuan favorit di dunia. Tingkat hunian hotel di kota itu melebihi 80 % yang menunjukkan bahwa hotel-hotel di perkotaan mengejar target yang pernah dicapai pada tahun 2014 dan 2015 dalam kategori persentase hunian, bukan dalam kategori biaya. Korkmaz menyarankan bahwa hotel harus memiliki keyakinan dan menjadi lebih berani dalam membuat target.

Movenpick Hotel Istanbul Manajer Umum Golden Horn Ahmet Arslan mengatakan bahwa hotel harus bertindak dengan berani atas biaya.

“Sektor ini belum berani dalam hal peningkatan harga,” tutur Arslan.

“Jika Anda menaikkan biaya dan hotel lain yang beroperasi dengan klasifikasi yang sama gagal untuk mencapai tingkat hunian, maka harga menjadi panik, yang mempengaruhi hotel lain,” tambah Arslan.

Memperhatikan bahwa hotel mencapai 75-80 % hunian, Arslan mengatakan bahwa mereka akan mulai menyambut kelompok Tahun Baru pada tanggal 20 Desember 2018, sesuai dengan liburan sekolah di Arab Saudi.

“Panggilan untuk boikot di Arab Saudi belum memunculkan perbedaan dalam hal permintaan. Hotel kami masih dalam permintaan dengan angka yang tinggi. Tingkat hunian kami akan melebihi 95 % setelah 20 Desember 2018,” tambahnya.

General Manager “Wyndham Grand Kalamış” Mustafa Alparslan mengatakan bahwa tingkat hunian rata-rata pada bulan Desember akan menjadi sekitar 75-80 %, menyoroti bahwa pemesanan untuk Malam Tahun Baru cukup padat.

“Kami menyiapkan paket akomodasi Tahun Baru termasuk tiga konser utama dan makan gala dinner. Paket kami sangat diminati. Tingkat hunian kami sudah mencapai 99 %,” kata Alparslan.

Ia menambahkan bahwa mereka menerima pemesanan tertinggi sepanjang tahunnya dari Rusia, Balkan dan negara-negara Eropa, dengan Jerman.

CEO Elite World Hotel Ünsal Şınık, di sisi lain, menunjukkan tingkat hunian lebih dari 80 % di hotel-hotel di daerah Taksim pusat. Ia juga menggarisbawahi bahwa sementara keragaman di pasar tercermin positif dalam tingkat hunian, mereka sekarang menyambut turis dari Prancis, Jerman, Belanda dan Inggris, serta Timur Tengah. Ketua Titanic Hotels Mehmet Aygün mengatakan bahwa kegiatan promosi untuk diversifikasi pasar akhirnya membuahkan hasil.

“Selain Timur Tengah dan Eropa, wisatawan dari India dan Cina juga telah beralih ke Istanbul. Dibandingkan tahun sebelumnya, keragaman menaikkan biaya hingga 10 %, di samping tingkat hunian,” tutupnya.(Yn)

Sumber: Anews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here