Istanbul Diguyuri Hujan Salju Selama 5 hari Kedepan Sejak Kemarin

0
18
Warga berjalan di bawah guyuran hujan salju di distrik Beylikduzu-Istanbul, (12/02)

BERITATURKI.COM, Istanbul- Hujan salju yang turun di beberapa bagian Istanbul pada hari Jumat adalah pertanda dari minggu yang sulit di depan untuk kota terpadat di Turki. Mulai Sabtu malam, kota metropolitan itu diperkirakan akan menyerah pada suhu dingin dan hujan salju lebat, menurut prakiraan cuaca.

Tanah yang lebih tinggi di sisi Asia dan Eropa kota ditutupi dengan selimut tipis salju pada hari Jumat meskipun kemudian meleleh oleh gerimis. Cuaca buruk menyebabkan kemacetan lalu lintas di beberapa tempat pada jam sibuk pagi hari.

Layanan Meteorologi Negara Turki (TSMS) mengatakan hujan salju akan berlanjut setidaknya selama lima hari. Kondisi musim dingin yang parah akan menggantikan musim kering 10 hari yang relatif hangat di kota. Suhu sudah turun secara signifikan pada hari Jumat dan diperkirakan akan turun lebih lanjut pada Sabtu malam. Dari Minggu hingga Kamis, hujan salju diperkirakan akan menyelimuti kota. Meskipun beberapa ahli mengesampingkan musim dingin habis-habisan, pola cuaca menunjukkan kondisi yang keras selama beberapa hari. Pada hari Minggu, suhu akan turun paling banyak di bawah nol dan akan menjadi lebih dingin pada hari Selasa dan Rabu. Prakiraan menunjukkan sedikit perubahan suhu hingga Kamis dan hujan salju yang terus turun selama empat hari pertama minggu depan.

Gubernur Istanbul mendesak pengendara untuk tidak mengemudi kecuali diperlukan dan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kru akan dikerahkan sepanjang waktu untuk menanggapi masalah apa pun yang terkait dengan cuaca buruk. “Warga negara harus memperhatikan nasihat pihak berwenang terhadap cuaca dingin, hujan salju dan jalan-jalan yang licin,” desak gubernur. Ia juga meminta masyarakat untuk menelepon hotline darurat untuk melaporkan setiap tunawisma yang berisiko terkena cuaca buruk.

Istanbul juga waspada terhadap hujan salju dan angin kencang yang kecepatannya diperkirakan mencapai hingga 60 kilometer per jam (37 mil per jam) pada hari Jumat dan hari-hari berikutnya. Melalui Pusat Koordinasi Bencana (AKOM) – Ibukota Istanbul, akan mengerahkan 1.351 kendaraan, termasuk bajak salju dan buldoser, serta 7.031 personel untuk membersihkan jalan. Kru akan bekerja sepanjang waktu untuk mengasinkan jalan untuk mencegah lapisan es dan sistem peringatan dini yang dipasang di 60 lokasi di seluruh kota akan membantu mereka merespons dengan cepat kondisi es.

Güven Özdemir, pakar meteorologi dari Universitas Istanbul Aydın, mengatakan cuaca dingin dan bersalju akan berlanjut hingga akhir Februari. Dia memperingatkan bahwa hujan salju bisa menjadi sangat lebat pada hari Minggu. Özdemir mengatakan kepada Kantor Berita Demirören (DHA) pada hari Jumat bahwa Turki saat ini berada di bawah pengaruh sistem tekanan rendah dari Italia dan Rumania. “Tetapi sistem tekanan tinggi yang berasal dari Skandinavia mendorong pola cuaca dingin di Rusia ke negara kami. Cuaca buruk pertama-tama akan melanda Thrace (Trakya) dan kemudian Marmara di sebelah timurnya (tempat Istanbul berada). Nanti akan mengarah lebih jauh ke timur, serta ke bagian utara wilayah Aegean (selatan Istanbul), ”dia memperingatkan.

Özdemir mengatakan bahwa hampir seluruh Turki, kecuali wilayah Mediterania yang hangat di selatan, akan terpengaruh oleh pola cuaca buruk. “Hari-hari dingin sudah di depan dan ada kemungkinan kami dapat mengulangi kondisi musim dingin yang keras yang terlihat pada tahun 1985, 1987, 2002 dan 2004,” katanya.

Pakar meteorologi mengatakan bahwa Istanbul sangat berisiko sebagai kota paling padat di Turki. “Bahkan hujan salju kecil dapat mempengaruhinya, terutama dalam hal lalu lintas. Saya rasa tidak akan ada tantangan besar bagi warga jika mereka berhati-hati. Misalnya, Anda bisa tinggal di dalam ruangan … dan jika Anda ingin keluar dan mengemudi, sebaiknya gunakan ban musim dingin dan rantai ban,” katanya.

Sumber: Daily_Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here