Israel Mengutip Quran Dalam Tweet Tentang Serangan Ke Gaza

0
124
Seorang pemuda Palestina mencari barang-barang yang dapat diselamatkan di tengah reruntuhan gedung Kuhail yang hancur dalam serangan udara Israel dini hari di Kota Gaza pada 18 Mei 2021. (Sumber Foto: AFP)

BERITATURKI.COM, Ghaza- Akun Twitter resmi berbahasa Arab Israel mengutip sebuah ayat dari Alquran dalam sebuah tweet yang disampaikan pada selasa malam (18/05) dalan serangan umum dengan pemboman tanpa pandang bulu di Gaza.

Tweet tersebut menampilkan sebuah ayat dari Alquran Surah Al-Fil, yang mengacu pada hukuman Tuhan yang dijatuhkan kepada pasukan menggunakan Gajah, yang mencoba menghancurkan Ka’bah Suci berabad-abad yang lalu.

Kutipan Ayat dari surah al-fiill oleh satu akun resmi Israel berbahasa Arab

“Apakah kamu tidak memikirkan, bagaimana Tuhanmu berurusan dengan teman-teman gajah?” kata tweet itu, mengutip ayat pertama surat Al-fiill.

“Ini adalah pengingat kemampuan Tuhan untuk mendukung mereka yang benar atas kebohongan, terutama karena Hamas adalah tangan Iran yang berusaha untuk menyulut wilayah,” kata Israel dalam tweet tindak lanjut, melabeli agresinya terhadap Palestina, yang telah menyebabkan puluhan warga sipil termasuk puluhan anak terbunuh sejauh ini, sebagai tindakan yang didukung oleh dewa.

Israel juga menambahkan dalam tweet tindak lanjut bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyerang “target Hamas” di Gaza.

Tentara Israel telah melancarkan serangan gencar di Gaza sejak 10 Mei , menewaskan sedikitnya 212 warga Palestina, termasuk 61 anak-anak dan 35 wanita, dan melukai 1.400 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Dalam serangan tanpa pandang bulu baru-baru ini, Israel juga menargetkan pers dan jurnalis Turki, menuai kecaman dari lembaga pers di seluruh dunia.

Serangan udara di Gaza didahului oleh hari-hari ketegangan dan agresi Israel di Yerusalem Timur yang diduduki, di mana ratusan warga Palestina diserang oleh pasukan Israel di Masjid Al-Aqsa dan di lingkungan Sheikh Jarrah.

Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang Arab-Israel tahun 1967 dan mencaplok seluruh kota pada tahun 1980, suatu tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here