Indonesia Juarai Turnamen Panahan Berkuda di Turki

0
390

BERITATURKI.COM, Ankara – Tiga atlet Indonesia, yang juga kakak-beradik yang tergabung dari Klub (Perkumpulan Panahan Berkuda Indonesia) menjadi juara dalam turnamen panahan berkuda (Horseback Archery) dalam ajang “2nd Circular Track Horseback Archery Cup 2021” yang digelar oleh Performance Horseback Archery Academy di Ankara, Turki pada 18-19 Juni 2021.

Mereka adalah Kharisma Zaky yang menjadi juara pertama kategori senior serta Arsa Wening (14) dan Arum Nazlus Shobah (13) yang masing-masing menjadi juara pertama dan kedua kategori junior.

Ketua Umum KPBI Alda Amtha mengatakan salah satu kunci sukses Tim Indonesia adalah doa dan latihan dengan ketat dan penuh disiplin.

“Alhamdulillah, kemenangan kita di Turki tahun ini pada masa pandemi melengkapi prestasi KPBI di forum panahan berkuda dunia di mana pada 2019 kami juga keluar sebagai juara II internasional yang diadakan World Horseback Archery Federation di Iran,” kata Alda dalam siaran persnya yang diterima Anadolu Agency pada hari Senin (21/06/2021).

Panahan Berkuda atau biasa disebut Horseback Archery merupakan olahraga tradisional atau dalam istilah internasional dikenal dengan Ethno Sport.

KPBI sendiri mewakili Indonesia sebagai anggota organisasi panahan berkuda dunia WHAF (World Horseback Archery Federation).

Alda menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Direktorat Jenderal Kebudayaan RI yang telah membantu perizinan sehingga pada masa pandemi KPBI bisa mengikuti pertandingan di Turki.

KPBI sendiri berada dibawa binaan Kemendikbud sebagai penggiat olahraga tradisional atau Ethno Sport.

“Terima kasih juga kepada semua pihak, termasuk Kedutaan Besar RI di Ankara, Turki, yang selalu mengapresiasi semua aktivitas KPBI di Turki serta Komite Permainan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) yang sama-sama menggiatkan Ethno Sport di Indonesia,” ujar Alda.

Saat ini, tim Indonesia masih berada di Turki untuk bersiap kembali ke Tanah Air.

Sesuai protokol Covid-19, setibanya di Tanah Air, tim akan menjalani masa karantina lebih dulu sebelum kembali ke rumah masing-masing dan dinyatakan bebas Covid-19.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here