Ilmuwan Mungkin Telah Memecahkan Misteri di Balik ‘Komputer’ Astronomi Berusia 2.000 Tahun

0
37

BERITATURKI.COM, Istanbul – Para peneliti mungkin telah memecahkan misteri di balik komputer pertama di dunia, kalkulator astronomi berusia 2.000 tahun yang ditemukan di sebuah kapal kuno yang menuju ke Roma dari Asia Kecil, kini Turki.

Para peneliti di University College London menciptakan kembali mekanisme Antikythera, yang dianggap sebagai komputer analog pertama di dunia, untuk menguji hipotesis mereka tentang cara kerja mesin, menurut siaran pers oleh UCL.

“Perangkat berusia 2.000 tahun itu digunakan untuk memprediksi posisi Matahari, Bulan dan planet-planet serta gerhana bulan dan matahari,” kata siaran pers tersebut.

Hanya sekitar sepertiga dari mekanisme kuno, yang terbagi menjadi 82 fragmen, bertahan, yang membuat para peneliti sulit memahami cara kerjanya.

Dengan penggunaan teknologi, para peneliti dapat menggunakan sinar-X 3D dan pencitraan permukaan untuk menunjukkan bagaimana mekanisme tersebut memprediksi gerhana dan menghitung variabel gerakan bulan.

“Model kami adalah model pertama yang sesuai dengan semua bukti fisik dan cocok dengan deskripsi dalam prasasti ilmiah yang terukir pada Mekanisme itu sendiri,” kata penulis utama Profesor Tony Freeth.

Freeth mencatat bahwa tim tersebut menciptakan mekanisme inovatif untuk semua planet yang akan menghitung siklus astronomi canggih baru dan meminimalkan jumlah roda gigi di seluruh sistem sehingga sesuai dengan ruang sempit yang tersedia.

“Ini adalah kemajuan teoritis kunci tentang bagaimana kosmos dibangun dalam Mekanisme,” tambah rekan penulis, Dr. Adam Wojcik. “Sekarang kita harus membuktikan kelayakannya dengan membuatnya dengan teknik kuno. Tantangan khusus adalah sistem tabung bersarang yang membawa keluaran astronomi.”

Mekanisme kuno ditemukan oleh penyelam spons Yunani di dekat pulau kecil Mediterania di Antikythera pada tahun 1901.

Bangkai kapal yang berisi mekanisme tersebut dianggap sebagai salah satu bangkai kapal kuno paling terkenal dari jenisnya dan berisi patung perunggu dan marmer yang rusak, patung, dan ribuan artefak lainnya.

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here