Ikatan Masyarakat Aceh di Turki (IKAMAT) Adakan Musyawarah, Muhammad Ikram Terpilih Sebagai Ketua Baru

0
197

“Duek pakat” yang diselenggarakan secara daring ini juga turut dihadiri oleh Mentri ATR asal Aceh Sofyan Djalil.

BERITATURKI.COM, Istanbul- Pada hari Sabtu kemarin (06/03), Ikatan Masyarakat Aceh- di Turki (IKAMAT) telah berhasil menyelenggarakan Musyawarah Besar Tahunan atau Duek Pakat ke-10 secara virtual dengan sukses. Duek Pakat ke-10 ini dihadiri oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang Dr. Sofyan Djalil, Duta Besar LBBP Republik Indonesia untuk Turki Dr. Lalu Muhammad Iqbal, Staff Khusus Kemenristek Aula Andhika Fikrullah, para Ketua IKAMAT terdahulu dan segenap masyarakat Aceh di Turki serta dari berbagai negara lainnya.

Acara Duek Pakat ke-10 yang dimulai dengan diskusi publik bertemakan “Generation on Track: Optimisme dan Idealisme” ini dibuka oleh Duta Besar (Dubes) İndonesia untuk Turki Dr. Lalu Muhammad Iqbal mengatakan agar masyarakat dan diaspora Indonesia di Turki tetap menjaga rasa keguyuban dan IKAMAT bisa menjadi salah satu elemen pendukung Multi-track Diplomation Indonesia di Turki, melalui hubungan masyarakat ke-masyarakat. Narasumber pertama sebagai Keynote Speaker yaitu Menteri ATR Sofyan Djalil yang juga asal Aceh memberikan semangat kepada para mahasiswa agar dapat mengembangkan pola pikir untuk melahirkan para generasi yang berkompeten karena saat ini Indonesia masih sangat membutuhkan SDM yang mumpuni. Selain dua pejabat tinggi ini, Diskusi juga diramaikan oleh salah satu putra Aceh yang menjadi staff khusus Kemenristek, Aula Andhika Fikrullah berbagi pengalamannya dalam berkarya kepada para peserta musyawarah daring itu.

Publikasi kegiatan “Duek pakat” atau musyawarah Tahunan İKAMAT yang disampaikan pada akun Instagram resminya di @ikamatturki

Setelah diskusi publik dilanjuti dengan persidangan dan LPJ pengurus tahun lalu, dan diakhiri dengan acara inti yaitu Pemilihan Ketua Umum Periode 2021/22 dan Tuha Peut.

Proses pemilihan Ketua IKAMAT periode 2021/22 berlangsung demokratis. Ketua Tuha Peut IKAMAT, Taufiq Kurniawan yang berwenang sebagai SC acara beserta Ketua Panitia Penyelenggara Duek Pakat ke-10 Muammar Hafidz sebelumnya telah menetapkan pemilihan Ketua IKAMAT kali ini dilakukan melalui voting via Google Form SC memutuskan pemilihan dilakukan secara voting online dikarenakan pandemi yang masih melanda Turki sehingga tidak memungkinkan untuk dilaksanakan musyawarah secara fisik.

Putra Pidie Terpilih Sebagai Ketua Baru IKAMAT

Berdasarkan hasil pemilihan melalui voting sdr. Muhammad Ikram yang merupakan mahasiswa Pascasarjana Karadeniz Technical University terpilih sebagai Ketua IKAMAT tahun periode 2021/22. Ikram merupakan peraih beasiswa Pemerintah Turki dua kali berturut-turut untuk program Sarjana dan Pascasarjana. Ikram terpilih sebagai Ketua IKAMAT dengan raihan 61.3% sedangkan calon kedua Sdr. Muhammad Naufal Hady meraih 38.7% dari suara seluruh peserta Sidang Duek Pakat ke-10. Sidang kemudian dilanjutkan dengan pemilihan Dewan Pembina atau Tuha Peut periode 2021/22 dimana Muhammad Haykal, Darlis Azis, M. Akbar Angkasa, M. Hani Shafiyyurrahman dan Nyakti Mardalena diamanahi menjadi Tuha Peut IKAMAT 2021/22.

Sidang internal diakhiri dengan pelantikan dan pengambilan sumpah dari Sdr. Muhammad Ikram sebagai Ketua IKAMAT periode tahun 2021/22 oleh Muhammad Haykal sebagai Ketua Tuha Peut yang baru. Setelah pelantikan pada sambutan pertamanya sebagai Ketua IKAMAT, Muhammad Ikram menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua beserta Jajaran Pengurus IKAMAT periode lalu, yang telah berhasil menjalankan estafet kepemimpinan IKAMAT hingga hari ini. Ia menambahkan tiga prioritas utama dalam menjalankan roda organisasi IKAMAT mendatang yaitu: Pertama, menanamkan kepada seluruh anggota IKAMAT bahwa esensi dari organisasi ini bukan hanya kekeluargaan namun juga profesionalitas dalam beraktivitas organisasi. Sehingga wadah ini dapat menumbuhkan pemuda-pemudi yang aktif dan berintegritas namun tetap berada dalam suasana ramah dan akrab. Kedua, memaksimalkan potensi pemuda-pemudi Aceh di Turki agar dapat berada pada garda terdepan dalam menjalankan second track diplomasi yang selama ini disampaikan oleh Pak Dubes Iqbal. Ketiga, melanjutkan kegiatan-kegiatan yang sudah dimulai dari periode sebelumnya dan mewujudkan program-progam lainnya yang sesuai dengan kebutuhan saat ini, khususnya pada fase pemulihan Covid-19.

Humas Duek Pakat ke-10 IKAMAT

Sumber: rilis Humas IKAMAT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here