Hamas Meminta Parlemen Turki untuk Menentang Pembongkaran Israel di Yerusalem

0
14
Kepala politik Hamas Ismail Haniyeh menunjukkan isyarat kemenangan saat ia tiba di sisi Palestina dari Penyeberangan Perbatasan Rafah, di Jalur Gaza selatan pada 19 September 2017. (Foto File AFP)

BERITATURKI.COM, Istanbul – Pemimpin kelompok Palestina Hamas pada hari Sabtu (21/03/2021) mendesak anggota parlemen Turki untuk menentang “kejahatan” Israel, mengacu pada pembongkaran rumah Palestina di Yerusalem.

Saat mengunjungi kota Istanbul untuk melakukan pembicaraan resmi, Ismail Haniyeh, Kepala Biro Politik Hamas dan anggota senior lainnya dari kelompok itu bertemu dengan pejabat dan legislator Turki, termasuk Hasan Turan, kepala Kelompok Persahabatan Parlemen Turki-Palestina.

Menurut keterangan tertulis Hamas, Haniyeh menggarisbawahi dalam pertemuan tersebut bahwa pembongkaran rumah warga Palestina oleh Israel dan deportasi mereka dari Yerusalem, terutama lingkungan Syekh Jarrah, harus dihentikan.

Memperhatikan “bobot politik” Turki dan “jaringan hubungan internasional dan diplomatik yang mampu mengambil tindakan positif untuk Yerusalem,” ia menyerukan sikap bersama melawan “kejahatan terhadap rakyat Palestina” dengan parlemen regional dan internasional lainnya.

Dia mengatakan keputusan Israel untuk mengusir tujuh keluarga di lingkungan di Yerusalem Timur yang diduduki akan menjadi “kejahatan terhadap kemanusiaan dan bencana” bagi lingkungan dan penduduknya, yang akan kehilangan tempat tinggal.

Pengadilan Pusat Israel di Yerusalem Timur menyetujui keputusan untuk mengusir tujuh keluarga Palestina dari rumah mereka demi pemukim Israel mulai awal tahun ini.

Sejak 1956, total 37 keluarga Palestina telah tinggal di 27 rumah di lingkungan itu. Namun, pemukim ilegal Yahudi telah mencoba untuk mendorong mereka keluar berdasarkan undang-undang yang disetujui oleh Parlemen Israel pada tahun 1970.

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here