Hadapi COVID-19 : Gelontorkan 100 Miliar Lira Untuk Program 20 Perisai Stabilitas Ekonomi Turki

0
300

BERITATURKI.COM, Ankara- Wabah COVID-19 yang semakin liar menjangkiti masyarakat di dunia, juga berakibat pada gejolak ekonomi di seluruh negara. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengambil langkah cepat dalam mengurangi dampak wabah COVID-19 di bidang perekonomian.

Recep Tayyip Erdogan menyampaikan kebijakannya yang disebut dengan “20 Perisai Stabilitas Ekonomi”. Erdogan menggelontorkan dana 100 miliar Turkish Lira guna mengurangi dampak wabah COVID-19 di negara Turki.

20 Perisai Stabilitas Ekonomi ini disampaikan Erdogan setelah melakukan pertemuan puncak Coronavirus di Cankaya, Ankara. Isi Perisai Stabilitas Ekonomi itu ialah :

  1. Penundaan pembayaran asuransi selama 6 bulan dan pemotongan PPN 6% untuk bulan April, Mei, Juni pada usaha ritel, pusat perbelanjaan, besi-baja, otomotif, logistik-transportasi, bioskop-teater, akomodasi, makanan-minuman, tekstil-garmen dan sektor-organisasi acara.
  2. Tidak akan menerapkan pajak akomodasi hingga November.
  3. Menunda hak hiburan dan pembayaran bagi hasil untuk sewa hotel selama 6 bulan untuk bulan April, Mei dan Juni.
  4. Dalam transportasi udara domestik, mengurangi tarif PPN dari 18 persen menjadi 1 persen selama 3 bulan.
  5. Dikarenakan pengaruh dari wabah COVID-19,pemerintah akan menunda pembayaran pokok pinjaman dan bunga dari perusahaan yang arus kasnya telah memburuk ke bank selama minimal 3 bulan dan jika diperlukan akan memberikan dukungan keuangan tambahan.
  6. Akan memberikan dukungan pembiayaan inventaris kepada eksportir untuk mempertahankan tingkat pemanfaatan kapasitas selama pelambatan ekspor sementara.
  7. Dalam periode ini, akan menunda pembayaran pokok dan bunga bagi mereka yang memiliki hutang pinjaman ke Halkbank  dan meniadakan bunga selama 3 bulan sejak April, Mei dan Juni dari pinjaman pembayaran pokok.
  8. Akan meningkatkan batas dana jaminan kredit dari 25 miliar lira menjadi 50 miliar lira, dan perusahaan yang sebelumnya mendapatkan hasil negatif karena likuiditas dan defisit agunan dalam ajuan pinjaman akan ditindaklanjuti kembali oleh KOBI.
  9. Akan mendorong pengenalan paket kredit sosial yang sesuai dan menguntungkan bagi warga.
  10.  Meningkatkan jumlah pinjaman tempat tinggal dengan nilai plafon dibawah 500 ribu lira dari 80 persen menjadi 90 persen dan mengurangi uang muka minimum menjadi 10 persen.
  11. Dengan efek dari langkah-langkah yang diambil terhadap penyebaran virus, kami akan memastikan bahwa perusahaan yang mengalami default pada bulan April, Mei dan Juni akan memiliki peringkat “force majeure” dalam daftar kredit mereka.
  12. Melanjutkan dukungan upah minimum.
  13. Memastikan bahwa model kerja yang fleksibel dan jarak jauh dibuat lebih efektif.
  14. Menerapkan Tunjangan Kerja Pendek, proses yang diperlukan untuk mendapatkan manfaat darinya akan difasilitasi dan dipercepat. Dengan demikian, untuk sementara akan memberikan dukungan pendapatan sementara untuk  para pekerja guna mengurangi beban pengusaha bagi mereka yang memberi waktu istirahat sementara untuk para pekerja.
  15. Meningkatkan hak uang pensiun terendah menjadi 1.500 lira.
  16. Membayar bonus liburan para pensiunan pada awal April. Sekali lagi, kami memastikan bahwa pembayaran promosi gaji pensiunan. kami setorkan langsung ke rekening mereka, tanpa harus pergi ke cabang.
  17. Mengalokasikan tambahan 2 miliar lira untuk bantuan tunai kepada keluarga yang membutuhkan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Keluarga, Kebijakan Perburuhan dan Sosial.
  18. Untuk memastikan kesinambungan dalam pekerjaan, kami meningkatkan periode kompensasi 2 bulan menjadi 4 bulan.
  19.  Mengembangkan saluran alternatif sesuai dengan prioritas yang telah kami tentukan dalam produksi dan ritel terhadap kemungkinan gangguan dalam rantai pasokan global.
  20. Meluncurkan program tindak lanjut berkala yang terdiri dari layanan sosial dan kesehatan rumah untuk lansia yang berusia di atas 80 tahun dan tinggal sendirian. Termasuk membagikan masker dan cologne (handsanitizer) kepada masyarakat berusia 65 tahun keatas yang dimulai di kota Istanbul dan Ankara.

Dapatkan informasi terkini terkait perkembangan COVID-19 dan kebijakan pemerintah Turki hanya di beritaturki.com. (twa)

Sumber : Yeni Safak, Hurriyet.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here