Guru di Şanlıurfa Ciptakan Taman Bermain untuk Siswa di Halaman Sekolah

0
113

BERITATURKI.COM, Turki – Para guru di distrik Surcan Şanlıurfa, Turki menyiapkan lapangan basket dan bola voli serta taman bermain di halaman sekolah untuk para siswa mereka. Sekolah Dasar dan Menengah Yanaloba, yang berjarak 20 kilometer dari pusat kota, baru memulai sistem belajar mengajarnya tahun lalu. Para staf dan guru segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan kekurangan di gedung sekolah baru tersebut dan menciptakan berbagai bidang sosial untuk para siswa.

Pertama-tama, para guru yang telah memenuhi beberapa kebutuhan dengan dana sukarela meminta bantuan dan dukungan dari berbagai lembaga dan orang tua untuk membentuk lapangan basket dan bola voli serta taman bermain. Selain itu para guru juga mendirikan taman di halaman sekolah. Kepala Sekolah Mahmut Ceylaner mengatakan bahwa mereka sedang berusaha untuk menyelesaikan kekurangan gedung tersebut dengan dukungan dari pihak berwenang. Menekankan bahwa mereka ingin membawa sekolah ke tingkat yang lebih tinggi baik dalam hal fisik gedung dan pendidikan, Ceylaner berkata, “Tujuan kami adalah memberikan pendidikan yang baik kepada para siswa dan menyajikan kepada mereka lingkungan yang indah sebisa kami.”

Wakil Kepala Sekolah Hakan Akdoğan yang memulai misinya dengan sukarela mendirikan sekolah, mengatakan, “Meskipun fasilitas kami terbatas, kami tidak melihatnya sebagai hambatan dan kami berupaya membuat sekolah kami menjadi lebih indah dengan bantuan para guru dan beberapa teman kami di desa. Kami membeli papan dari rumah sakit nasional lama, setelah diperbaiki dan dipasang kaca, kami menempatkannya di koridor. Kami melakukan semua ini untuk para siswa dan kami akan terus melakukannya.”

Guru kelas Merve Bozca menjelaskan, karena keterbatasan fasilitas, sekolah desa yang lama dipindahkan ke gedung baru. Bozca menyatakan bahwa mereka mulai bekerja dengan cepat untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. “Kami telah membuat arena taman bermain seperti engklek dan kucing-kucingan. Siswa kami memainkan berbagai permainan baik di dalam kelas maupun waktu istirahat. Selain bersenang-senang dengan kami (para guru) mereka juga melakukan aktivitasnya sendiri. Selain itu, kami juga menciptakan ruang bagi siswa kami untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.” (Lin)

Sumber: AA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here