Gunung Uludag Kembali Terlihat Dari Istanbul

0
18
Yeni tip koronavirüs (Kovid-19) tedbirleri kapsamında uygulanan tam kapanma sürecinde İstanbul'dan Uludağ manzarası izlendi. ( Muhammed Enes Yıldırım - Anadolu Ajansı )

BERITATURKI.COM, Istanbul – Pemandangan gunung Uludag yang berada di Provinsi Bursa kembali terlihat dari kota Istanbul selama masa lockdown total yang diterapkan untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) varian terbaru. Tepat satu tahun yang lalu, gunung Uludag juga dapat dilihat dari Istanbul selama pemberlakuan lockdown dengan moto “evde kal/ tetaplah di rumah”. Dan pada tahun ini penampakan gunung Uludag kembali difoto dari sudut yang sama.

Pemandangan gunung Uludag hanya dapat dilihat dari beberapa titik wilayah daratan tinggi Istanbul. Hal ini terjadi karena efek positif dari lockdown total yang mengurangi polusi udara di Wilayah Marmara.

Gambar Gunung Uludag Yang Diambil Dari Istanbul Oleh Muhammed Enes Yıldırım – Anadolu Agency

Salah seorang staf pengajar kampus Istanbul Technical University (ITU) Fakultas Aeronautika dan Astronautika, Departemen Teknik Meteorologi, Dr. Deniz Demirhan mengatakan kepada wartawan Anadolu Agency (AA) bahwa jika tidak ada masalah mengenai optik maka faktor yang paling penting dalam melihat suatu benda adalah jarak. Ia Menjelaskan bahwa lapisan atmosfer adalah penentu jarak, Demirhan menyatakan bahwa lapisan ini dapat memecah radiasi yang datang dari objek kepada seseorang, dan memungkinkannya juga untuk mengubah arah atau tidak memancarkannya sama sekali.

Menurut Demirhan parameter optik juga terlibat dalam kasus ini, ia pun berkata: “Apa yang ada di lapisan atmosfer yang melibatkan parameter optik ini? Mungkin ada polutan di lapisan atmosfer primer. Jenis polutan apa? Karena kita berbicara tentang pusat kota, maka polutan yang mungkin ada adalah sulfur dioksida, nitrogen dioksida, ozon, dan partikel kecil atau partikel berukuran 2,5 mikrometer. Ada juga parameter meteorologi yaitu perubahan suhu, karena perubahan suhu juga mempengaruhi terjadinya peristiwa tersebut. Selain itu, angin juga termasuk salah satu parameter meteorologi, sebab jika angin membawa polutan ke arah lain dengan cepat, polutan yang ada di atmosfer akan berkurang. Dan semua efek ini dapat meningkatkan jarak pandang kita.”

Deniz Demirhan menambahkan bahwa lockdown total yang diterapkan untuk mencegah tersebarnya virus Covid-19 ini berdampak positif terhadap kualitas udara kota dibandingkan masa-masa sebelumnya, Demirhan mengatakan, “Selama masa pandemi, aktivitas industri menurun dibandingkan masa sebelumnya. Aktivitas transportasi dalam dan luar kota juga menurun. Oleh karena itu, telah terjadi pengurangan yang signifikan pada polutan yang dilepaskan ke atmosfer. Hal ini tentunya akan mempengaruhi jarak pandam dan berkurangnya jumlah polutan di atmosfer.”

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here