Gendarmerie dan Unit Penjaga Pantai Turki Bergabung dalam Perang Melawan Kebakaran Hutan

0
6

Sebagian besar kebakaran hutan dapat diatasi, kata pemerintah Turki.

BERITATURKI.COM, Ankara – Pasukan keamanan pada hari Selasa (03/08/2021) bergabung dengan petugas pemadam kebakaran Turki, penduduk setempat dan sukarelawan yang bekerja dengan kecepatan penuh untuk mengatasi kebakaran hutan yang telah melanda selatan negara itu selama hampir seminggu di bawah kendali.

Menurut pernyataan Komando Jenderal Gendarmerie, pasukan paramiliter telah mengirimkan sebanyak 2.310 personel, 317 kendaraan dan empat helikopter ke Antalya, Mugla, Isparta, dan Denizli, di mana kebakaran hutan masih menyala.

Komando Penjaga Pantai mengatakan di Twitter bahwa mereka mengirim 520 personel, satu korvet penjaga pantai, 26 kapal keamanan, regu penyelaman dan penyelamatan serta helikopter penjaga pantai untuk membantu upaya pemadaman.

Direktorat kepolisian Istanbul juga mengirimkan truk meriam air bersenjata, yang umumnya digunakan untuk pengendalian huru-hara, untuk membantu upaya pemadaman kebakaran di Antalya dan Mugla.

Pemerintah Turki mengatakan bahwa sebagian besar kebakaran hutan telah diatasi, sementara setidaknya delapan orang telah tewas sejak 28 Juli.

Setelah survei udara di Isparta, Menteri Pertanian dan Kehutanan Bekir Pakdemirli mengatakan tim udara dan darat sedang bekerja “dengan penuh pengabdian” untuk memastikan api padam secepat mungkin.

Semua kecuali sembilan dari 156 kebakaran yang mengancam kota dan kota telah diatasi, menurut Direktur Komunikasi Fehrettin Altun. “Lembaga kami melanjutkan pekerjaan mereka di daerah krisis tanpa jeda,” katanya dalam sebuah tweet.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah mengucapkan terima kasih kepada “semua negara dan organisasi sahabat” yang telah mengirimkan dukungan, harapan, dan belasungkawa mereka dalam perjuangan Turki melawan kebakaran hutan, menyatakan kesiapan mereka untuk membantu dan mengirimkan bantuan.

“Saya berharap kami akan melewati proses yang sulit ini secepat mungkin,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here