Festival Ethnosports: Pameran budaya dengan kuda dan panah

0
123
Dok. AA

Festival Budaya Ethnosports yang diselenggarakan di Istanbul pada tanggal 9-13 Mei lalu mendapat antusiasme yang tinggi dari para pengunjung. Acara tersebut memberikan sensasi olahraga kuno kepada pengunjung.

Festival yang diadakan di Yenikapı, di sebuah tempat dekat pantai itu menggelar kompetisi harian “ethnosports” yang pesertanya meliputi Turki hingga ke kawasan Asia Tengah, dari  mulai Qatar hingga Jepang.

Penyelenggara memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk menunggangi kuda. Anak-anak juga diperbolehkan untuk menaiki kuda menelusuri garis pantai Istanbul dari mulai pukul 8 hingga 10 malam.

Di arena festival tersebut, anak-anak juga memiliki tempat khusus yang menawarkan permainan yang dimainkan oleh anak-anak jaman dulu, sebelum adanya penemuan komputer dan game cellular.

Hakan Kazancı, wakil ketua Federasi Etnosports Dunia yang menyelenggarakan festival tersebut, mengatakan bahwa mereka “memulai dengan baik” untuk edisi ketiga dari festival tahunan dan optimis jumlah pengunjung yang lebih banyak selama akhir pekan.

Kepada Anadolu Agency Kazancı mengatakan bahwa aka lebih banyak cabang olahraga yang ditambahkan pada edisi mendatang dari festival tersebut. Ia juga mengatakan bahwa mereka akan menyelenggarakan festival serupa di kota-kota Turki lainnya, termasuk festival Permainan tradisional Turki di kota Erzurum bagian timur .

Sebanyak 883 atlet berlaga dalam 13 kategori yang berbeda di festival tersebut, mulai dari gulat aba hingga gulat şalvar, gulat gulung dan gulat minyak. Kirgbörü Kyrgyzstan dan kirit Turki adalah salah satu olahraga berkuda yang dipamerkan dalam festival. Selain itu pengunjung juga dapat menikmati atraksi yang dipamerkan oleh tim akrobat berkuda.

Pengunjung juga dapat mencoba wahana panahan dengan menggunakan busur panah dan target berupa bola yang berisi cat. Tahun ini Yabusame, sejenis olahraga panahan yang  berasal dari Jepang juga turut dipamerkan dalam festival.

“Ak Ev” atau Gedung Putih dari budaya Kazakh dan 20 yurt atau perkemahan tradisional bangsa Mongol didirikan dalam arena festival. Berbagai kota di Turki dan negara-negara lain juga ikut berpartisipasi dalam pameran dengan menampilkan adat, budaya dan masakan khas dari daerahnya masing-masing.(Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here