Eskişehir, Sensasi Wisata Ala “Venesia Turki”

0
21

BERITATURKI.COM, Eskişehir – Eskişehir merupakan salah satu kota indah yang terletak di negara Turki. Selain mendapat julukan “kota universitas”, Eskişehir juga sering disebut sebagai “Venesia Turki” karena keberadaan Sungai Porsuk yang mengalir di tengah pusat kota.

Pada tahun 2013, Eskişehir adalah Ibukota Budaya Dunia Turki dan berhasil menerima gelar Ibukota Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Di kota ini, atmosfer kota pendidikan, pemandangan seni dan budaya terasa begitu kental. Ada banyak museum, pameran, konser, dan sarana rekreasi lainnya yang dapat Anda temukan. Selain itu, terdapat Anadolu University (info lengkap seputar Anadolu University dapat dilihat di sini) kampus negeri di Turki yang memiliki 12 fakultas, 3 sekolah terapan – salah satunya adalah musik dan drama, 2 sekolah kejuruan, 6 sekolah pascasarjana – empat di antaranya adalah tingkat S2 dan S3, dan 30 pusat penelitian.

Didirikan pada tahun 1958, universitas ini telah menjadi perintis di banyak bidang. Salah satunya adalah keberhasilan dalam menerapkan sistem pendidikan jarak jauh. Saat ini, jumlah siswa dari tiga fakultas pendidikan jarak jauhnya melebihi 2 juta siswa. Keberhasilannya dalam pengembangan sistem ini telah dicontoh oleh banyak lembaga di berbagai negara.

Tur gondola menyusuri Sungai Porsuk benar-benar menyenangkan. Wisatawan hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk mendapatkan momen paling romantis dari perjalanan ke kota Eskişehir.

Ada pula Sazova Park yang hadir dengan nuansa hiburan bak negeri dongeng di dunia nyata. Kastil adalah bagian paling luar biasa dari taman ini dan juga termasuk salah satu simbol kota. Anda bisa pergi ke kastil, duduk di kafe atau membeli oleh-oleh di toko suvenir yang tersedia.

Odunpazarı adalah sebuah distrik yang terletak di perbukitan bagian selatan kota. Arsitektur tradisional Anatolia dipelihara dengan baik di lingkungan ini dengan jalan sempit berbatu. Gaya tradisional rumahdi distrik ini tetap dipertahankan dan dilindungi sebagai distrik bersejarah.

Museum Karya Kaca Kontemporer adalah yang museum pertama dari semua museum seni kaca yang ada di Turki. Selain karya-karya seniman lokal, karya seni Jepang, Polandia, Latvia, dan Jerman juga dipajang di tempat ini.

Tak hanya itu, terdapat Museum Arkeologi yang menampilkan peradaban manusia di zaman Neolitik, Chalcolithic, Zaman Perunggu Tua, Helenistik, Romawi, Byazantine, dan karya seni Ottoman serta barang-barang lain yang biasa digunakan sehari-hari. Ada pula Yazılıkaya yang merupakan tempat etnis Phrygians yang dahulu digunakan sebagai pusat keagamaan mereka dengan monumen batu berbentuk dewi Kybele di pusatnya.(Yn)

Sumber: Anews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here