Erdogan ‘Walaupun dalam Kondisi Sulit Kami Tidak akan Mengusir Pengungsi Suriah’

BERITATURKI.COM, Istanbul – Pada hari Senin (09/5) Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menghadiri Program Ulang Tahun ke-32 MUSIAD dan Upacara Penghargaan MUSIAD Tradisional Turki yang diadakan di Pusat Kebudayaan Atatürk, Istanbul.

Dengan mengekspresikan kebahagiaannya dalam menghadiri upacara tersebut, Erdogan berkata, “Atas nama bangsa, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada administrasi MUSIAD yang telah menyatukan kita pada kesempatan program yang begitu berarti ini.”

Sambil berterima kasih kepada semua pihak yang telah menunjukkan kebaikan kepadanya, Erdogan berkata, “Saya dengan bangga akan membawa Penghargaan Khusus Turki sebagai tanda penghargaan Anda, persahabatan kita yang mengakar, solidaritas dan tujuan.”

Erdoğan menyatakan bahwa ia juga ingin mengucapkan selamat kepada perwakilan bisnis, akademisi dan dunia pers yang diberikan penghargaan di 9 cabang yang berbeda, Erdogan melanjutkan perkataannya sebagai berikut:

“Nenek moyang kita berkata, ‘Kecerdasan tunduk pada pujian. Kerja tanpa pujian adalah pemborosan.’ “Tidak peduli dalam bidang apa pun, upaya nama-nama di balik kesuksesan harus diapresiasi dan disorot seperti halnya kesuksesan itu sendiri. Kita tahu betul bahwa setiap kesuksesan yang pantas akan membuka jalan bagi kesuksesan yang lebih besar dalam hidup dan investasi yang lebih besar dalam kehidupan. Beberapa aktor oposisi dan ekonom mandat telah datang ke dunia bisnis kita di pagi hari. Pendekatan ini jauh lebih penting pada saat malam menanamkan pesimisme.”

Permasalahan Pengungsi Suriah

Presiden Erdogan menyatakan bahwa anggota MUSIAD telah mewakili Turki dengan cara terbaik di satu ujung dunia dengan kejujuran dan keandalan, Erdogan mengatakan, “Membangun 600-650 rumah briket di sana, seperti di Suriah utara, adalah salah satu langkah bagus yang telah Anda ambil. Tentu saja, Anda dapat melihat angka ini. Jika Anda dapat menaikkannya lebih tinggi lagi, Anda akan membuat kami jauh lebih bahagia. Tujuannya adalah untuk membangun setidaknya 100 ribu rumah briket di sana.”

Dengan mengekspresikan bahwa MUSIAD telah menghidupkan kembali tradisi Orde Ahi (Persaudaraan) yang berusia berabad-abad untuk memperoleh dari makanan halal, Presiden Erdogan melanjutkan kata-katanya sebagai berikut:

“Saya mengucapkan selamat kepada Anda masing-masing atas sikap baik Anda, yang dapat kita lihat lebih banyak lagi contohnya. Maksud saya, tidak masalah jika seseorang bangun dan bermigrasi ke negara kita, seperti warga Suriah, Afghanistan, Irak dan Iran. Kami adalah anggota budaya yang paling tahu apa kemampuan untuk menjadi seorang emigran (muhajir) dan Ansar. Apa itu hijrah? Apa itu Ansar? Nabi kita pernah menjadi kaum Muhajirin, dan para sahabat pernah menjadi kaum Anshar. Karena itulah kami melanjutkan jalan ini dengan pemahaman yang sama. Kami akan melindungi saudara-saudari yang mengambil berlindung di negara kami setelah perang di Suriah. Kita sedang membangun rumah-rumah disana.

Mereka dapat kembali ke tanah air mereka kapan pun mereka mau, tetapi saat ini kami tidak akan pernah mengusir mereka dari tanah ini. Pintu kami terbuka untuk mereka, kami akan terus untuk menampung mereka dan kami tidak akan melemparkan mereka ke tangan para pembunuh. Itu sebabnya kami akan terus melakukan ini jika kami melakukan amal ini dalam proses ini. Orang-orang ini memahami zakat. Bangsa ini memahami amal, tetapi mereka tidak. Karena itu, kami akan terus berjalan di jalan ini.”

Melihat bahwa penderitaan, pengorbanan yang dilakukan, dan perjuangan gigih yang dilakukan atas dasar hukum dan demokrasi tidak sia-sia, Presiden Erdoğan mengatakan: “Keluar dari lubuk hati bangsa itu sendiri pada saat nilai-nilai ​bangsa diabaikan, MUSIAD terus melanjutkan perjalanannya dengan semakin kuat setiap tahun. MUSIAD, yang telah mencapai total 164 perwakilan di 81 negara di luar negeri, telah menandatangani 20 persen ekspor kita dengan lebih dari 12 ribu anggota dan hampir 60 ribu perusahaan.”

Presiden Erdoğan mengatakan bahwa produk anggota MUSIAD dengan cap “Made in Turkey” telah menghiasi rak-rak di banyak tempat mulai dari Afrika hingga Asia, dari Amerika hingga Timur Jauh.

Sambil mengekspresikan bahwa jutaan warga yang tinggal di 81 provinsi Turki menemukan peluang kerja melalui perusahaan anggota MUSIAD, Erdogan mengatakan bahwa ia terus mengikuti kontribusi MUSIAD ke negara dengan penghargaan, dengan dewan direksi, komisi, MUSIAD Muda, kelompok kerja perempuan, pameran dan organisasi.

Erdoğan percaya bahwa potensi investasi negara akan dipromosikan dengan benar, area produksi akan dikembangkan dan ekspor akan ditingkatkan dan Kantor Perdagangan MUSIAD akan memenuhi kebutuhan penting, Erdogan mengucapkan selamat kepada administrasi MUSIAD sebagai Presiden MUSIAD untuk proyek-proyek visioner ini, dan akan menawarkan layanan dan terobosan yang jauh lebih besar di masa mendatang.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here