Erdogan : Vaksin Turki Untuk Seluruh Ummat Manusia

0
28

BERITATURKI.COM, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-10 Developing Eight (D-8), melalui telekonferensi dari Istana Kepresidenan Ankara pada hari Kamis tanggal 8 April 2021. Meski konferensi ini diseleranggarakan secara virtual, Erdogan mengungkapkan rasa senangnya karena bisa menghadiri pertemuan ini. Sambil mengenang mendiang Perdana Menteri Prof. Dr. Necmettin Erbakan sebagai salah seorang pendiri Organisasi Developing Eight (D-8) ini, Erdogan mengucapkan terima kasih kepada semua politisi dan negarawan yang telah berkontribusi pada pencapaian D-8 hingga hari ini. Ia juga berharap semoga KTT ini bermanfaat bagi semua negara, kawasan dan seluruh umat manusia.

Erdogan menekankan bahwa Istanbul merupakan sekretariat organisasi yang mewakili tiga benua, serta ia juga berkata bahwa organisasi ini telah tumbuh lebih kuat selama seperempat abad sejak didirikan. Mengenai hal ini Erdogan menambahkan:

“Saat organisasi ini didirikan, kita selalu mengedepankan perdamaian dari pada perang, mengedepankan  dialog dari pada konflik, mengedepankan keadilan dan pembangunan dari pada permasalahan. Kita selalu mengadopsi moto kesetaraan daripada superioritas, moto berbagi sesama daripada eksploitasi, mengedepankan hak asasi manusia dari pada penindasan, serta menjunjung tinggi nilai kebebasan dan demokrasi. Kita telah mencapai beberapa hal-hal penting dalam periode yang telah kita lewati, dan menjadikan organisasi D-8 ini sebagai unsur yang bekerja dengan tujuan dunia yang lebih adil, lebih sejahtera dan lebih stabil. Namun, kita juga tahu bahwa masih ada beberapa hal penting lagi kedepannya yang harus kita capai. Saya berharap kita akan terus berjuang untuk mewujudkan dunia yang penuh kedamaian, ketenangan dan kesejahteraan dengan bekerja secara bahu membahu.”

Presiden Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa selama 1 tahun terakhir, dunia global telah menghadapi wabah virus Corona yang telah menelan korban sekitar 3 juta orang di 192 negara, hal ini telah memunculkan banyak permasalahan di seluruh dunia. Ia juga Menekankan bahwa kekayaan materi saja tidak cukup untuk menjamin keadilan dan kesejahteraan sosial, yang mana hal ini terlihat jelas selama masa pandemi, dalam hal ini Erdogan mengatakan bahwa pentingnya kerja sama internasional dalam memerangi pandemi sejak hari pertama. Ia juga menyatakan bahwa Turki tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada warganya, akan tetapi Turki juga tidak pernah melupakan negara sahabat dalam mengatasi masalah kesehatan, Erdogan pun berkata:

“Turki telah mewujutkan solidaritasnya di masa sulit ini dengan mengirimkan bantuan medis ke 157 negara dan 12 organisasi internasional. Sebagai anggota G-20, Turki mendukung inisiasi penundaan pembayaran utang negara-negara miskin serta perpanjangan masa temponya kepada lembaga keuangan global seperti IMF dan Bank Dunia. Dan kami sudah menjelaskan bahwa vaksin adalah kekuatan terbesar kita dalam melawan virus corona, dan saya berharap agar vaksin ini tidak dipergunakan untuk kepentingan satu pihak. Turki telah melakukan beberapa sekangkaian tes dan uji coba vaksin lokal, setelah proses ini berhasil diselesaikan, kami akan memproduksi vaksin lokal ini agar bisa bermanfaat bagi semua umat manusia. kami berharap rahmat dari Allah untuk semua saudara dan saudari kita yang menjadi korban Kovid-19, dan semoga Allah memberikan kesembuhan dan kesehatan untuk kita semua.”

Pada akhir pembicaraan, Erdogan menekankan akan pentingnya hidup sesuai dengan makna yang penuh nilai-nilai semangat dalam menyambut bulan suci ramadhan, Ia pun berkata:

“Tidak hanya untuk meningkatkan ibadah, tetapi tahun ini kita harus menjadikan bulan suci ini menjadi bulan untuk menghidupkan dan meningkatkan nilai persaudaraan kita. Terutama, kita harus peduli kepada para saudara dari Palestina, Arakan, Yaman dan Suriah yang terus berjuang melawan kekejaman, kelaparan dan kemiskinan di samping pandemi Covid-19. Yang harus kita ketahui, bahwa semakin kuat rasa persaudaraan kita, maka semakin kuat keislaman kita. Kita tidak punya jalan keluar selain merangkul saudara kita, memperkuat solidaritas kita , Saling mencintai untuk Allah dan selalu berharap keridhaan-Nya.”

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here