Erdogan : Uni Eropa Harus Turut Ikut Bertanggung Jawab

0
28

BERITATURKI.COM, Ankara – Beberapa hari yang lalu, Presiden Recep Tayyip Erdoğan berbicara melalui sambungan telepon secara terpisah dengan Presiden Dewan Uni Eropa (UE) Charles Michel dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Erdogan menunjukkan bahwa gelombang baru migrasi tidak dapat dihindari jika tindakan yang diperlukan tidak diambil di Afghanistan dan Iran, dan Erdogan juga menekankan bahwa setiap orang, terutama negara-negara Eropa, harus turut bertanggung jawab sebelum masalah migrasi ini berubah menjadi krisis.

Dalam pertemuannya dengan Michel, Erdogan menyatakan bahwa mereka menginginkan transisi yang mulus di Afghanistan dan ia mengatakan bahwa jika tindakan yang diperlukan tidak diambil, tekanan terhadap migrasi dari Afghanistan akan meningkat dan ini akan menjadi tantangan serius bagi semua negara. Erdogan juga mengungkapkan bahwa Uni Eropa harus membantu rakyat Afghanistan di Afghanistan dan negara-negara tetangganya Afghanistan terutama Iran. Presiden Erdogan menekankan bahwa Turki yang saat ini menampung 5 juta pengungsi, jadi tidak dapat menangani beban tambahan migrasi dari Afghanistan.

Ketika Uni Eropa meminta Turki agar menerima penerimaan personel lokal yang bekerja untuk misi Afghanistan ke Turki, Presiden Erdogan mengatakan bahwa negara-negara anggota UE hanya membuka pintu mereka untuk sebagian kecil dari orang-orang yang telah melayani mereka. Akan tetapi yang sedang berada dalam situasi yang sulit tidak dapat diatasi dengan langkah-langkah simbolis seperti itu. Dan Turki merupakan negara ketiga yang tidak dapat diharapkan untuk memikul tanggung jawab internasional mereka. Mengingat Turki adalah negara kandidat, Presiden Erdogan menggarisbawahi perlunya menjalin kerja sama yang komprehensif.

Selama pertemuan tersebut, Presiden Erdogan menegaskan kembali harapannya untuk dimulainya kembali negosiasi keanggotaan UE Turki, pembaruan Serikat Pabean dan implementasi Perjanjian 18 Maret secara keseluruhan, terutama tentang kebebasan visa. Ia juga menyatakan bahwa perkembangan terakhir di Afghanistan menunjukkan pentingnya keterlibatan Turki dalam proyek PESCO Uni Eropa di bidang pertahanan dan keamanan, Presiden Erdogan mengatakan bahwa prioritas Turki saat ini adalah evakuasi warganya di Afghanistan, mencapai perdamaian yang berkelanjutan serta stabilitas di Afganistan.

Dalam pertemuannya dengan Johnson, Erdogan menyatakan bahwa warga Afghanistan harus diberikan bantuan di tanah mereka sendiri dan negara tetangga agar migrasi dari Afghanistan tidak menyebabkan tragedi kemanusiaan baru. Presiden Erdoğan menyatakan bahwa tekanan migrasi ini dapat dikurangi dengan meningkatkan kontribusi keuangan dari lembaga-lembaga PBB terkait, terutama Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi diharapkan akan memainkan peran yang lebih aktif.

Disisi lain, Presiden Erdogan juga mengadakan panggilan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenski dan mengatakan bahwa mereka akan terus mengembangkan kerja sama strategis mereka dengan Ukraina.

Sumber : Yeni Şafak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here