Erdogan: Turki Diantara 3 Negara Teratas Dalam Teknologi Drone Tempur

0
36

Tujuannya adalah untuk mengembangkan drone bersenjata yang dapat lepas landas, mendarat di kapal induk dengan landasan pacu pendek, kata Presiden Turki Erdogan.

BERITATURKI.COM, Tekirdağ– Turki telah naik ke peringkat tiga besar dunia dalam teknologi drone tempur, kata presiden Turki.

“Dengan kendaraan udara tempur tak berawak kami Akinci, Turki telah menjadi salah satu dari tiga negara paling maju di dunia dalam teknologi ini,” kata Recep Tayyip Erdogan pada upacara pengiriman drone tempur Bayraktar Akinci di provinsi Tekirdag barat laut.

Erdogan menyatakan harapan bahwa Akinci akan memperkuat “upaya tulus” Turki untuk membangun kepercayaan, perdamaian, dan keadilan di kawasan dan dunia.

Menggarisbawahi bahwa Turki bertekad untuk menjadi negara terdepan dalam drone tempur, Erdogan mengatakan Turki harus mengembangkan teknologi baru.Tujuan negara ini adalah untuk mengembangkan drone bersenjata yang dapat lepas landas dan mendarat di kapal induk dengan landasan pacu pendek untuk digunakan dalam misi di luar negeri, tambahnya.Erdogan juga memuji penggunaan ekstensif produk pertahanan dalam negeri Turki, yang dalam beberapa tahun terakhir melonjak dari 20 persen menjadi sekitar 80 persen.

Drone Turki dalam permintaan tinggi di seluruh dunia

Tingkat yang telah dicapai Turki dalam teknologi kendaraan udara tak berawak menunjukkan keberhasilan kemampuannya dalam industri pertahanan, suatu prestasi yang diakui oleh seluruh dunia, kata Erdogan.

Dia menambahkan bahwa prinsip Turki adalah menghadirkan setiap teknologi yang dikembangkannya untuk kepentingan seluruh umat manusia.

Menekankan bahwa semua drone yang diproduksi oleh perusahaan pertahanan Turki sangat diminati di seluruh dunia, dia mengatakan perjanjian ekspor baru telah ditandatangani dengan lebih dari 10 negara, termasuk anggota NATO Polandia.

Beberapa negara mengantri untuk membeli drone Turki, katanya. “Penting bahwa teknologi nasional kita berkontribusi pada keamanan negara-negara sekutu, tetapi kita membuat keputusan sesuai dengan prioritas strategis kita sendiri,” tambahnya.

Setelah mengamati perpajakan Akinci, lepas landas, dan manuver penerbangan rendah, Erdogan mengunjungi pusat kendali pesawat.

Pada tanggal 8 Juli, Bayraktar Akinci membuat sejarah penerbangan Turki dengan mendaki ke 11.594 meter (38.039 kaki) – rekor baru – dalam penerbangan yang berlangsung selama 25 jam dan 46 menit.

Akinci, yang hingga saat ini telah melakukan 874 serangan mendadak dalam penerbangan uji dan pelatihan, mencapai targetnya dengan akurasi penuh dalam uji tembak 5 Juli dengan amunisi hulu ledak yang dikembangkan oleh pembuat roket Turki Roketsan.

Sumber: TRTWorld

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here