Erdogan: Turki dan Iran Miliki Banyak Langkah untuk Jamin Perdamaian Regional

0
21
Foto Anadolu Agency

Ankara. Ankara dan Teheran dapat mengambil banyak langkah bersama untuk mengakhiri konflik dan memastikan perdamaian di kedua kawasan negara tersebut, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Kamis, 20 Desember 2018.

“Ada begitu banyak langkah yang dapat dilakukan Turki dan Iran untuk mengakhiri bentrokan di wilayah kami dan memastikan lingkungan yang damai,” kata Erdogan pada konferensi pers bersama presiden Iran Hassan Rouhani di ibukota Ankara.

Erdogan mengatakan bahwa Turki tidak mengizinkan setiap entitas yang berusaha merusak keamanan negara dan wilayahnya. Ankara dan Teheran memiliki kemauan yang kuat untuk meningkatkan kerja sama dalam hal ini, Erdogan menekankan. Erdogan juga mengatakan bahwa kerja sama ini telah menghasilkan buah selama proses pembicaraan damai Astana di Suriah dengan partisipasi Rusia.

“Kami perlu meningkatkan upaya kami untuk menjamin perdamaian permanen yang akan merangkul Suriah dan seluruh rakyat Suriah,” tambahnya.

Rouhani pada bagiannya mengatakan bahwa Teheran setuju dengan Ankara untuk melindungi integritas teritorial Suriah.

“Nasib Suriah harus ditentukan hanya oleh rakyat Suriah. Setiap orang harus menghormati integritas teritorial Syria dan kami [Iran dan Turki] sepenuhnya menyetujui hal ini,” katanya.

Rouhani dalam sambutannya juga menyatakan bahwa kedua negara akan melanjutkan kerja sama untuk memastikan perdamaian dan keamanan di kawasan itu. Pertemuan Suriah trilateral berikutnya antara Ankara, Teheran, Moskow akan diadakan di Rusia, tambahnya.

Kedua presiden, menjelang konferensi gabungan, menghadiri Pertemuan ke-5 Dewan Kerjasama Tingkat Tinggi Turki-Iran, di mana mereka membahas hubungan bilateral, dan perkembangan regional serta internasional.

Turki tidak menyetujui sanksi AS terhadap Iran

Erdogan juga turut menanggapi sanksi AS terhadap Iran, Turki menyatakan tidak menyetujui langkah AS karena menyebabkan destabilisasi di wilayah tersebut.

“Kami akan terus solider dengan Iran pada saat kami temukan adanya tekanan pada tunggangan Iran temukan yang dirasa tidak adil,” tambahnya.

Erdogan mengatakan bahwa Turki siap untuk mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampak negatif dari sanksi pada hubungan ekonomi antara Ankara dan Teheran. Sementara itu, Rouhani berterima kasih kepada Erdogan atas dukungannya terhadap sanksi sepihak dan tidak sah dari Washington.

“Tindakan AS ini terhadap Iran adalah tindakan teroris 100 persen,” kata presiden Iran.

Pada bulan Agustus, AS kembali memberlakukan sanksi babak pertama yang terutama ditujukan pada sektor perbankan Iran. Fase kedua, sanksi yang menargetkan sektor energi Iran mulai berlaku pada 5 November, meskipun Washington memberikan penangguhan selama 180 hari kepada delapan pembeli terbesar minyak Iran, termasuk Turki.

Pada hubungan bilateral, Erdogan mengatakan bahwa Turki dan Iran harus memperkuat kerja sama untuk mencapai volume perdagangan bilateral senilai $ 30 miliar. Para pemimpin menyetujui kerja sama yang berkelanjutan di bidang industri, transportasi, energi, pariwisata dan budaya tersebut, kata Rouhani.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here