Erdogan: Turki, AS akan Atasi Pergolakan Hubungan

0
24

New York, AS – Turki dan AS akan mengatasi pergolakan terkini dari hubungan mereka melalui perkongsian strategis, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada Rabu malam (26/9).

“Perkongsian strategis kami, yang juga telah melewati masa sulit berkali-kali, akan mengatasi masa pergolakan ini,” kata Erdogan dalam pidatonya pada Konferensi Investasi Turki Kesembilan yang diadakan oleh Dewan Bisnis Turki-AS (TAIK) di New York.

Erdogan menyatakan ketidaksetujuan dengan pemerintahan dari Presiden AS Donald Trump dalam permasalahan seperti Organisasi Teroris Fetullah (FETO), perjuangan melawan terorisme, Yarusalem, Suriah, dan sanksi “penguji hubungan Turki-Amerika”.

Ia mengatakan kalau ia percaya Turki dan AS membutuhkan berjalan jauh dalam hubungan mereka terutama dalam hal FETO dan orgaisasi teroris PYD/PKK.

Erdogan mengatakan beberpa kalangan dalam pemerintahan Trump berasumsi mereka dapat menyelesaikan perbedaan dengan Turki dengan ancaman, tekanan, dan pemerasan.

Ia mempertanyakan perlindungan AS terhadap pemimpin FETO Fetullah Gulen.”Apa kita bukan parter strategis?” tambahnya.

Erdogan mengatakan FETO aktif di 27 negara bagian AS dan memiliki sekolah piagam di sana.

FETO dan pemimpin basis AS mereka Fetullah Gulen dituduh mendalangi kudeta yang gagal pada 15 Juli 2016 yang meninggalkan 251 orang teraniaya dan hampir 2.200 luka-luka.

Ankara juga menuding FETO berada di belakang gerakan jangka panjang untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi lembaga-lembaga Turki, khususnya militer, polisi dan pengadilan.

Investasi dengan AS melebihi USD 4,6 Milyar

Erdogan mengatakan volume perdagangan bilateral antara Turki dan AS terlampau USD 20 juta pada 2017. Ia mengatakan ekspor Turki untuk AS berjumlah total USD 8,7 milyar dan Impor berjumlah USD 12 milyar.

“Sampai hari ini, Investasi perusahaan Turki di AS melebihi USD 4,6 milyar,” tambahnya.

Presiden Turki mengatakan Turki melihat masa depan dari hubungan politik ekonomi bersama AS dengan harapan meskipun adanya sanksi yang diberikan Washington dan penggandaan tarif impor baja dan alumunium Turki.

Ia mengatakan tidak ada pemenang dalam perang dagang dan setiap keputusan sepihak akan berbuah balas.

Erdogan mengatakan Turki akan terus mempererat lingkungan investasi tanpa menyalahi aturan dari ekonomi pasar bebas.

“Kami akan terus membuat kesepakatan hukum yang diperlukan untuk menarik lebih banyak investasi langsung dan bagi investor internasional untuk berinvestasi dengan aman di negara kami,” tambahnya. (AWN)

 

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here