Erdogan: Turki Akan Segera Hapus Semua Sisa Daesh dari Suriah

0
54
Foto AA

BERITATURKI.COM, Istanbul – Pasukan Turki akan segera membersihkan semua sisa-sisa Daesh dari Suriah. Kini para teroris sengaja meninggalkan kawasan tersebut dan berlatih melawan Turki, menurut pernyataan presiden Turki pada hari Senin, 27 Januari 2019.

“Kami akan segera membawa perdamaian, keamanan, dan stabilitas di timur Sungai Eufrat, seperti yang kami lakukan di wilayah lain (di Suriah),” kata Recep Tayyip Erdogan, merujuk pada operasi kontra-teroris yang dijanjikan di perbatasan Turki, menindaklanjuti pada dua operasi serupa sejak tahun 2016.

“Dalam hal ini, kami terus melakukan kontak dengan kekuatan yang menghadirkan kekuatan militer di lapangan, khususnya AS dan Rusia,” katanya kepada sebuah acara Bulan Sabit Merah Turki (Kizilay) di Istanbul.

Erdogan menambahkan bahwa pembicaraan positif telah diadakan dengan Washington dan Rusia.

“Ketika kami melanjutkan upaya diplomatik, pada saat yang sama, kami telah menyelesaikan persiapan untuk langkah selanjutnya. Tujuan kami, dalam proses ini, adalah untuk memperkuat keamanan nasional Turki dan menjamin integritas teritorial Suriah,” kata Erdogan.

Dalam beberapa hari terakhir, para pejabat Turki mengatakan bahwa Turki telah menyelesaikan semua persiapan untuk operasi di sebelah timur Eufrat di Suriah utara, yang menurut Ankara akan melayani integritas teritorial di negara yang dilanda perang. Sejak tahun 2016, operasi Euphrates Shield dan Olive Branch Turki di Suriah barat laut telah dilakukan di wilayah itu, termasuk upaya evakuasi kelompok Al-Bab, Afrin dan Azaz, dari teroris YPG / PKK dan Daesh yang memungkinkan bagi warga Suriah yang melarikan diri dari konflik untuk kembali ke rumah.

Lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK, yang diakui sebagai kelompok teroris oleh Turki, AS, dan Uni Eropa, bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita dan anak-anak. YPG / PYD adalah cabang Suriah kelompok itu. Erdogan juga menyesalkan bagaimana tangisan kaum tertindas terus muncul dari berbagai penjuru dunia Islam.

“Dunia Islam tidak dapat melakukan perjuangan yang efektif dan berhasil untuk mengatasi krisis yang terjadi di sebagian besar wilayahnya,” katanya.

Presiden menyatakan bahwa akar penyebab banyak masalah yang dihadapi di dunia saat ini adalah bukan pada kurangnya keberadaan uang, namun kurangnya belas kasih dan rasa empati.

“Kami belum memberikan tindakan terhadap orang-orang yang harus meninggalkan negara mereka sendiri, karena mereka adalah orang-orang yang dilanda wabah layaknya sebutan yang sering disuarakan oleh negara-negara pembela hak asasi manusia,” kata Erdogan.

Tanpa menyebut nama, Erdogan mengatakan bahwa banyak negara barat yang tidak memperdulikan para pengungsi, mengisolasi mereka dari masyarakat dan memandang mereka sebagai akar penyebab semua masalah. Menurut angka PBB, sejauh ini Turki telah mengalokasikan $ 35 miliar untuk semua pengungsi, termasuk empat juta warga Suriah.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here