Erdoğan: “Tidak Ada Keraguan Bahwa Kami Akan Melanjutkan Pembelian S-400 Tahap-2 Dari Rusia”

0
32
Sistem Pertahanan Anti Sukhoi S-400

BERITATURKI.COM, Rusia- Turki tidak akan pernah ragu-ragu untuk melakuakan pembelian S-400 tahap ke-2 dari Rusia, Presiden Recep Tayyip Erdogan menekankan hal ini pada hari Minggu (29/8), kepada para wartawan beberapa hari setelah dilaporkan bahwa Ankara dan Moskow hampir menandatangani kontrak baru untuk unit tambahan sistem rudal pertahanan udara.

“Mengenai pembelian paket [S-400] kedua dan seterusnya; kami tidak ragu-ragu mengenai hal ini. Kami telah mengambil banyak langkah dengan Rusia, apakah itu S-400 atau industri pertahanan,” Tegas presiden Erdogan kepada wartawan di atas pesawat kepresidenan sekembalinya dari perjalanan singkat ke Balkan.

Presiden mengatakan semua hal akan dibahas selama kunjungannya ke Rusia, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Alexander Mikheev, kepala eksportir senjata negara Rusia Rosoboronexport, dikutip pekan lalu mengatakan bahwa Turki dan Rusia sedang dalam proses penandatanganan kesepakatan baru untuk memasok Ankara dengan unit pertahanan udara S-400 tambahan dalam waktu dekat.

Pembelian awal S-400 oleh Turki dari Rusia membuat hubungan mereka tegang dengan Amerika Serikat. Langkah itu mendorong Washington untuk menghapus Turki dari program jet generasi baru F-35 Lightning II.

AS juga mengancam akan menjatuhkan sanksi baru jika Turki membeli lebih banyak sistem senjata utama dari Moskow.

AS berpendapat bahwa sistem tersebut dapat digunakan oleh Rusia untuk secara diam-diam mendapatkan rincian rahasia pada jet Lockheed Martin F-35 dan tidak kompatibel dengan sistem NATO. Turki, bagaimanapun, menegaskan bahwa S-400 tidak akan diintegrasikan ke dalam sistem NATO dan tidak akan menimbulkan ancaman bagi aliansi.

Pembicaraan sebelumnya tentang pembelian Patriot buatan AS oleh Turki gagal karena sejumlah masalah, mulai dari S-400 hingga ketidakpuasan Ankara dengan persyaratan Washington. Turki mengatakan hanya akan menyetujui tawaran jika itu mencakup transfer teknologi dan persyaratan produksi bersama.

Sumber: Dailysabah.com/Rusya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here