Erdoğan: Setiap Intervensi Negara Lain Terhadap Perubahan Status Hagia Sophia adalah Serangan Terhadap Kedaulatan Turki.

0
72

BERITATURKI.COM, Istanbul| Setiap intervensi asing atas musyawarah internal Turki tentang status Hagia Sophia adalah serangan terhadap kedaulatan kami, kata Presiden Recep Tayyip Erdoğan, yang meyakinkan bahwa Turki melindungi hak-hak Muslim serta anggota dari semua komunitas agama lain.

“Tidak ada yang memiliki hak dan otoritas untuk mencampuri masalah yang menyangkut tempat ibadat kami. Tuduhan yang ditujukan terhadap negara kami atas Hagia Sophia secara langsung merupakan serangan terhadap kedaulatan kami,” kata Erdogan saat upacara peletakan batu pertama sebuah masjid di Istanbul pada 3 Juli kemarin.

Erdogan mengatakan Turki tidak ikut campur dalam proses layanan keagamaan negara lain yang disediakan untuk negara itu. Seorang warga negara tidak dapat mengharapkan hal yang sama dari semua negara.

Pernyataan Presiden Erdogan tersebut menjawab kritik dari banyak negara Barat, termasuk Amerika Serikat, atas janji pemerintah Turki untuk mengubah status Hagia Sophia dari museum menjadi masjid.

Setelah sidang selama bertahun-tahun tentang masalah ini, Pengadilan Administratif Turki mengatakan pada 2 Juli akan mengeluarkan putusannya dalam kasus ini dalam 15 hari (atau 15 Juli mendatang).

Erdogan memberi tahu bahwa ada sekitar 435 gereja dan sinagog di Turki dan bahwa ini menunjukkan “semua warga negara menikmati hak mereka untuk menjalankan iman mereka.” Gereja-gereja baru, seperti Iron Dome di lingkungan Balat Istanbul, juga sedang dibangun, sementara banyak tempat ibadah telah direnovasi melalui dana negara, katanya.HDN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here