Erdoğan Secara Resmi Mengumumkan Terkait Temuan Gas Alam Baru Terbesar Di Laut Hitam

0
115

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan cadangan gas alam pertama milik Turki sebesar 320 miliar meter kubik ditemukan dan di eksplorasi oleh kapal bor seismik perdana atas nama Bangsa Turki bernama “Fatih” di Laut Hitam.

Turki telah melakukan eksplorasi cadangan gas alam terbesar di Laut Hitam, kata Presiden Recep Tayyip Erdoğan, setelah Jum’at, tadi siang.

Erdoğan menyebutkan total cadangan gas alam tersebut sekitar 320 miliar meter kubik ditemukan di zona Tuna-1 dekat Laut Hitam, Erdoğan juga menekankan “cadangan yang baru ditemukan hanyalah bagian kecil dari ladang sumber daya Migas Turki yang lebih besar,” dan Turki “akan terus menemukan lebih banyak lagi dalam waktu dekat dan di masa depan” ujarnya.

Pengumuman itu muncul setelah Erdogan mengatakan pada hari Rabu lalu, bahwa dia memiliki “kabar baik” yang akan membuka “periode baru” bagi Turki. Dan ternyata kabar baik tersebut adalah terkait dengan penemuan ladang gas pertama di laut hitam tersebut.

Dia menambahkan bahwa Turki bertujuan untuk memasok gas yang ditemukan untuk penggunaan publik pada tahun 2023.

Kapal pengeboran minyak dan gas pertama Turki, Fatih, berlayar dari Trabzon Turki Utara ketika memuncaknya kasus Pandemi di negara tersebut pada 25 Juni lalu untuk misi pengeboran yang telah direncanakan jauh-jauh hari setelah selesainya pekerjaan instalasi pengeboran di lepas pantai Trabzon.

Sebagaimana disampaikan oleh menteri Energi dan Sumber Daya Alam Republik Turki bahwa mereka akan memulai kegiatan pengeboran pertamanya di Laut Hitam di zona Tuna-1 pada pertengahan Juli lalu, sebut Fatih Dönmez pada saat itu.

Kapal pengeboran sendiri diberi nama yang sama dengan nama penakluk kota konstantinopel Muhammad Al-fatih untuk menghormati jasa-jasa Beliau di masa lalu. Kapal itu telah memulai ekspedisi pertamanya itu setelah sempat penangguhan beberapa kali.

Zona Tuna-1 terletak di mulut blok Danube di persimpangan antara perbatasan maritim Bulgaria dan Rumania di perairan pedalaman Turki.

Kapal seismik pertama Turki, Barbaros Hayrettin Paşa, sebelumnya telah melakukan survei seismik di Laut Hitam dan telah mengidentifikasi cadangan gas alam yang kaya di blok Danube di perairan Turki di Laut Hitam Barat. Rumania dan Bulgaria telah memproduksi minyak dan gas selama bertahun-tahun di blok Danube tersebut.

Penampakan kapal pengebor dan survey seismik perdana milik Turki bernama “Al-Fatih”

Kapal Fatih memiliki panjang badan sepanjang 229 meter (751 kaki), dengan berat 5.283 ton kotor, mampu mengebor hingga kedalaman maksimum 40.000 kaki.DS/AA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here