Erdoğan Resmikan Jalan Raya “Pintar” Di Tengah Pandemi Covid-19

0
125

Jalan raya mirip tol tersebut akan mengurangi separuh waktu perjalanan antara Ankara dan Niğde, menguranginya jarak tempuh dari sebelumnya empat jam 14 menit menjadi dua jam 22 menit, kata Erdogan.

BERİTATURKİ.COM, Niğde| Publik Turki hari Jumat (04/09) kembali mendapat kejutan pembangunan berupa pembukaan jalan raya “cerdas” di negara itu yang menghubungkan ibu kota Ankara dengan provinsi Niğde tengah dengan upacara yang dihadiri oleh Presiden Recep Tayyip Erdoğan.

“Dengan berbagai fiturnya, kami telah membangun jalan raya masa depan melalui proyek ini,” kata Erdogan dalam pidatonya.

Proyek ini, yang dirancang sebagai jalan raya “pintar” berkat jaringan fiber yang diletakkan di sepanjang jalan itu, akan menyelamatkan kas negara itu hampir 1,628 milyar (220 juta dolar) per tahun, kata presiden.

Jalan raya sepanjang 330 kilometer (205 mil) akan dikelola dari satu pusat komando dengan infrastruktur sistem transportasi pintar yang dikembangkan di dalam negeri.

Ini fitur sistem teknologi yang dikembangkan secara lokal yang mengintegrasikan kamera di sepanjang jalan raya dan sistem deteksi kecelakaan, di mana pengemudi akan segera diberitahu tentang kecelakaan dan keadaan berisiko lainnya yang mungkin terjadi di jalan raya.

Jalan raya Ankara-Niğde mencakup jalan raya sepanjang 275 kilometer dan jalan akses sepanjang 55 kilometer.

Bagian pertama dan ketiga dari jalan raya, yaitu Ankara-Acıkuyu, terdiri dari jalan sepanjang 105 kilometer dan jalan akses sepanjang 14 kilometer, dan persimpangan Alayhan-Gölcük, yang terdiri dari 57 kilometer jalan raya dan 2 kilometer jalan akses, telah dibuka pada hari hari yang sama. Sementara bagian lainnya akan dibuka pada 29 Oktober.

Proyek ini akan menyambungkan dari Ankara hingga ke provinsi selatan Mersin, Adana, Gaziantep, Hatay dan Şanlıurfa.

Jalan raya tersebut akan mengurangi separuh waktu perjalanan antara Ankara dan Niğde, menguranginya jarak tempuh dari sebelumnya empat jam 14 menit menjadi dua jam 22 menit, kata Erdogan.

Jalan raya tersebut diharapkan dapat menghemat 127,55 juta liter (33,69 juta galon) bahan bakar setiap tahunnya.

Dalam ruang lingkup proyek, infrastruktur kabel serat optik sepanjang 1,3 juta meter (4,27 juta kaki) diletakkan di sepanjang jalan. Selain itu, di sepanjang jalan raya, dipasang 500 sensor lalu lintas, sembilan stasiun pengukuran meteorologi, 208 kamera pendeteksi insiden, 335 unit manajemen bidang transportasi pintar, dan 687 server media digital.

Karena sangat mementingkan peningkatan transportasi dan infrastruktur yang dapat diakses sejak awal 2000-an, pemerintah Turki telah menginvestasikan sekitar TL 767,5 miliar dalam banyak proyek.

“Selama 18 tahun terakhir, kami telah berhasil menambah 1.581 kilometer ke sistem jalan raya negara kami, yang telah mencapai total panjang 3.295 kilometer,” kata Erdogan.

Erdoğan berpidato pada peresmian jalan nasional “cerdas” yang menghubungkan Ankara-Niğde (son dakika.com)

Presiden mencatat bahwa selama pandemi, ketika sistem kesehatan di banyak negara runtuh, “Kami memberikan layanan terbaik secara gratis kepada warga kami.”

“Dengan menopang seluruh lapisan masyarakat, kami memastikan keseimbangan ekonomi dan sosial tetap kuat,” tambahnya.

Jalan raya akan dipantau 24/7 oleh tim pusat kendali yang beranggotakan 15 orang. Sistem akan diaktifkan jika terjadi kecelakaan, kemacetan lalu lintas, dan situasi berbahaya lainnya. Setelah operator di pusat kendali diberi tahu tentang insiden melalui kamera, pengemudi akan diberi tahu melalui rambu pintar di rute.

Dalam ruang lingkup konstruksinya, lima viaduk dengan total panjang 3.566 meter, dari total 49 jembatan 2.368 meter, 4.506 meter teediri dari 75 buah jalan layang dan sekitar 131 juta meter kubik penggalian telah dilakukan untuk menyambung jalan sepanjang 330 KM tersebut./DS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here