Erdogan Menyampaikan Rencana Amandemen Baru Terhadap Konstitusi Turki

0
71
Presiden Recep Tayyip Erdoğan memberikan pidato di Kompleks Kepresidenan di Ankara pada 1 Februari 2021 (AA Photo)

Koalisi pemerintah Turki telah bersepakat akan meluncurkan paket amandemen terbaru beberapa waktu kedepan dalam rangka menjawab perubahan dan tantangan ekonomi saat ini.

BERITATURKI.COM, Ankara- “Sudah waktunya untuk membahas rancangan konstitusi baru,” Demikian pernyataan resmi yang disampaikan Presiden Recep Tayyip Erdoğan dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan kabinet awal bulan Februari di Kompleks Kepresidenan Ankara Senin malam (01/02), Ia menegaskan bahwa Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Parti) yang berkuasa dan koalisinya Partai Gerakan Nasionalis Aliansi Rakyat (MHP) telah menyetujui rencana tersebut.

Kepastian mengenai akan adanya Amandemen Konstitusi di Turki pada semester depean diumumkan secara resmi dalam pidato kepresidenan pasca rapat kabinet dan koalisi Cumhur Ittifaki (Aliansi Rakyat) yang dipimpin Oleh Presiden Erdogan

“Paket reformasi kami akan segera terungkap dengan detail lengkap,” katanya, seraya menambahkan bahwa reformasi akan dilakukan di bidang peradilan dan ekonomi.

Erdogan juga menyinggung perkembangan ekonomi, dengan mengatakan bahwa Turki telah berhasil mengatasi konsekuensi pandemi yang sedang berlangsung dengan baik.

“Analisis internasional baru-baru ini menunjukkan Turki dan China menjadi satu-satunya negara dalam G-20 yang mengakhiri 2020 dengan pertumbuhan positif,” katanya.

“Data awal menunjukkan ekonomi Turki mengakhiri tahun 2020 dengan pertumbuhan lebih dari 1%,” tambah Erdogan.

“Pada tahun 2020, kami menerbitkan total 10.505 sertifikat investasi, yang akan mendukung investasi tetap hampir $ 33,3 miliar,” dia menggarisbawahi.

“Setelah selesai, investasi ini akan menyediakan lebih dari 305.000 pekerjaan tambahan.”

Erdogan juga menekankan pentingnya stabilitas mata uang, dengan mengatakan bahwa lebih dari $4 miliar telah terjual dalam beberapa bulan terakhir, yang mengarah ke nilai tertinggi dalam 5 bulan dalam nilai lira Turki.

Terkait dengan Covid-19, dalam pidatonya yang sama Erdogan juga menyampaikan bahwa Turki secara bertahap akan kembali ke pendidikan tatap muka, tetapi menambahkan bahwa jika ada peningkatan kasus, sekolah akan ditutup lagi.

“Kami akan membuka sekolah pedesaan kami pada 15 Februari tetapi akan menutupnya lagi jika jumlah kasus COVID-19 meningkat,” katanya.

“Pendidikan tatap muka akan dimulai pada 1 Maret untuk kelas 8 hingga 12, sekolah dasar & swasta sesuai dengan dewan medis provinsi masing-masing.” Demikian Erdogan.

Sumber: AA, Daily_Sabah, dan Twitter Resmi Presiden Erdogan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here