Erdoğan: Mata Uang Lokal dalam Perdagangan Patahkan Belenggu Imperialis

0
50

Istanbul. Menggunakan mata uang nasional dalam perdagangan internasional di antara negara-negara Islam merupakan langkah penting untuk menghancurkan belenggu imperialis, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menyatakan pada hari Rabu, 28 November 2018. Meningkatkan perdagangan di antara anggota Komite Tetap untuk Kerjasama Ekonomi dan Komersial Organisasi Kerjasama Islam (COMCEC) akan membuat mereka lebih kuat, Erdoğan menggarisbawahi dalam pidato untuk Sesi Menteri ke-34 COMCEC, di Istanbul.

“Saya mengundang negara-negara Islam untuk menyelesaikan prosedur dan memperbarui daftar konsesi untuk membuat sistem perdagangan preferensial menjadi kenyataan,” tutur Erdoğan.

Pada momen peringatan akhir Perang Dunia I, Erdoğan mengatakan bahwa pertumpahan darah dan krisis di wilayah Suriah hingga ke Irak, Yaman dan Palestina berasal dari garis yang ditarik dari kesimpulan terjadinya perang.

“Muslim seharusnya tidak lagi dibodohi oleh orang-orang yang mencoba menghasut perbedaan yang ada dan mengubah mereka satu sama lain,” tambahnya.

Jika jutaan orang miskin dan lapar di negara Yaman yang dilanda perang, maka umat Muslim bertanggung jawab untuk itu, bukan yang lain, katanya. Erdoğan juga sekali lagi mendorong reformasi dan menekankan bahwa sistem keanggotaan permanen Dewan Keamanan PBB tidak adil.

Erdogan telah lama memperjuangkan perluasan dan mereformasi Dewan Keamanan, menggunakan slogan “The world is greater than five”.

“Kita seharusnya tidak jatuh ke dalam perangkap mereka yang memberi lebih banyak memperjuangkan setetes minyak daripada setetes darah,” kata Erdogan.

Mendesak orang untuk mengunjungi Yerusalem, Erdogan mengatakan bahwa organisasi-organisasi internasional telah mengecewakan umat Islam atas perang sipil, meskipun umat Muslim menekan mereka untuk mencari solusi. Sesi ke-34 Menteri COMCEC dimulai pada hari Senin hingga Kamis.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here