Erdogan: Malazgirt adalah Mekah, Al-Quds, Romawi dan Balkan

0
69

Oleh : Khumaira (Kontributor Berita Turki di Istanbul)

Presiden Recep Tayyip Erdogan menghadiri puncak acara peringatan kemenangan Malazgirt yang ke 947 pada 26 Agustus 2018. Dalam kehadirannya Erdogan berbicara di panggung yang di sambut gegap gempita rakyat tang hadir.

Dilansir dari TRT Haber, 75 ribu orang datang memenuhi lapangan untuk merayakan kemenangan dan ikut memeriahkan rangkaian festival yang dipersembahkan oleh negara.
Untuk mengenang jasa dan perjuangan Sultan Alparslan dalam meraih kemenangan Malazgirt, presiden Erdogan akan membangun 10 pusat kota dalam area seluas 1071 m2 di wilayah Ahlat. Menurut Erdogan wilayah Ahlat terlihat seperti pavilium presidensial.

“Sultan Alparslan telah membangun pusat kota disana”, ujar Erdogan.

“Konsep pembangunan pusat kota ini bergaya arsitektur Selcuk. InsyaAllah akan selesai dalam waktu dekat,”  jelas Erdogan.

Dalam pidatonya, Erdogan mengatakan bahwa wilayah di Malazgirt yang dahulunya merupakan tanah perang akan difungsikan sebagai taman nasional.

“Kami bangsa yang menghormati sejarah, sejarah adalah akar dan kami berupaya untuk menjaga warisan leluhur agar tetap hidup”, tambah Erdogan dalam pidatonya.

Bukan hanya itu saja, Erdogan juga menyebutkan bahwa Malazgirt berarti Mekah, AL Quds, Romawi, dan Balkan.

“Turki bukan hanya memenangkan Malazgirt namun kita berarti juga menunjukkan sebuah kalimat seperti apakah bangsa Turki itu. Kami memenangkan peperangan dari 4 sisi serangan. Ini adalah tanah kemenangan kita dan api semangat dalam meraih kemenangan akan terus membara dalam jiwa kami hingga hari kiamat”, ujar Erdogan disambut gemuruh suara rakyat.

“Kami akan membangun lingkungan yang damai di Suriah dan Irak. Keamanan kami bukan terletak pada daerah perbatasan. Tapi terletak pada keamanan saudara-saudara kami. Kita harus kuat, kalau tidak mereka tidak akan memberi kita hak untuk hidup. Kita harus kuat dalam diplomasi politik, dalam ekonomi, dalam perdagangan dan kita juga harus kuat dalam teknologi. Kita harus kuat di seluruh sektor”, ucap Erdogan dalam penutup pidatonya yang diikuti dengan doa dari menteri Agama Ali Erbas. (TWA)

Sumber : TRT Haber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here