Erdoğan: Komunitas Internasional Harus Memberi Pelajaran Kepada Israel

0
23

Recep Tayyip Erdogan mengatakan Israel tidak memiliki hukum, keadilan, hati nurani dalam panggilan telepon dengan mitranya dari Nigeria

BERITATURKI.COM, Ankara- Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, kemarin malam dalam sebuah pertemuan dengan pimpinan Negara Nigeria menyerukan kepada komunitas International untuk menunjukkan solidaritas dengan rakyat Palestina di tengah serangan terbaru oleh Israel di Yerusalem dan Gaza.

Recep Tayyip Erdogan dan mitranya dari Nigeria Muhammadu Buhari membahas sikap internasional yang diperlukan terhadap Israel dalam menanggapi serangan tidak manusiawi negara terhadap Palestina dalam panggilan telepon, sebut Direktorat Komunikasi Republik Turki.

Erdoğan mengatakan bahwa Turki sedang berusaha mengajak komunitas internasional untuk memberikan pelajaran kepada Israel, “yang tidak memiliki hukum, keadilan, dan hati nurani”, sebut sumber kepresidenan.

Kepala Direktorat Komunikasi Republik Turki Fahrettin Altun menggarisbawahi bahwa mereka mengharapkan Nigeria untuk menunjukkan solidaritas dengan Palestina “dalam tujuan yang benar”.

Serangan Israel yang sedang berlangsung di Gaza telah menewaskan 103 orang, termasuk 27 anak-anak dan 11 wanita, menurut Kementerian Kesehatan Palestina. 580 orang lainnya terluka.

Tujuh orang Israel telah tewas dalam kekerasan baru-baru ini – enam dalam serangan roket, selain seorang tentara yang tewas ketika sebuah peluru kendali anti-tank menghantam jipnya.

Ketegangan meningkat di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki selama sebulan terakhir karena pemukim Israel berulang kali bentrok dengan penduduk menyusul perintah pengadilan untuk penggusuran keluarga Palestina di daerah tersebut. Mahkamah Agung Israel kemudian menunda sidang tentang masalah tersebut di banding.

Warga Palestina yang memprotes solidaritas dengan penduduk Sheikh Jarrah juga menjadi sasaran pasukan Israel dan kelompok pemukim.

Israel menduduki Yerusalem Timur selama perang Arab-Israel tahun 1967 dan mencaplok seluruh kota pada tahun 1980 dalam suatu tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here