Erdogan: Kerjasama Dengan Ukraina Akan Menjadi Lebih Erat

0
51
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (kanan) dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky (kiri) mengadakan konferensi pers bersama setelah pertemuan mereka di Istanbul, Turki pada 16 Oktober 2020. (Doc. Serhat Çağdaş - Anadolu Agency)

Presiden Erdogan memandang Ukraina merupakan mitra dan aktor penting dan merupakan kunci untuk memastikan perdamaian dan stabilitas di kawasan.

BERITATURKI.COM, Ankara- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Jumat (16/10) memuji hubungan dengan Ukraina dan mengatakan kedua negaratelah dan akan meningkatkan hubungan mereka di banyak bidang termasuk industri pertahanan, kesehatan dan pariwisata melalui pendekatan yang saling menguntungkan.

Pada konferensi pers di ibu kota Ankara setelah pertemuan dengan mitranya dari Ukraina Presiden Volodymyr Zelensky, Erdogan mengatakan Turki memandang Ukraina sebagai tokoh kunci yang diperlukan untuk membangun perdamaian, stabilitas, dan keamanan di kawasan itu.

Presiden Turki mengatakan kedua belah pihak berkomitmen untuk membuat perjanjian perdagangan bebas dan meningkatkan volume perdagangan bilateral menjadi 10 miliar dolar per tahun melalui investasi dan peningkatan hubungan sosial-ekonomi.

Erdogan Menekankan bahwa lebih dari 500.000 turis Ukraina mengunjungi Turki musim panas ini meskipun dalam kondisi pandemi COVID-19, Erdogan mengatakan data ini mencerminkan kepercayaan Ukraina pada kampanye “pariwisata aman” dari pemerintah Turki.

Presiden juga mengomentari bagian depan politik, mengatakan Ankara selalu mendukung integritas teritorial dan politik Ukraina, menambahkan Turki tidak pernah mengakui aneksasi ilegal Krimea.

Sementara itu, Zelensky mengatakan negaranya siap untuk lebih meningkatkan kemitraan strategis dengan Turki, seraya menambahkan bahwa diskusi hari Jumat yang produktif, ujarnya.

Zelensky menekankan pentingnya dukungan Turki untuk integritas teritorial Ukraina, ia berjanji akan tetap mempertahankan upaya untuk membebaskan tahanan politik Ukraina dan Tatar Krimea yang ditahan oleh Rusia sampai dengan hari ini.

Dia mengatakan Ukraina dan Turki akan bekerja sama dengan erat di Majelis Umum PBB ke-75 untuk memastikan perlindungan hak asasi manusia di Krimea yang dicaplok secara ilegal, mencatat bahwa perselisihan di wilayah Donbass di timur Ukraina hanya dapat diselesaikan melalui cara politik dan diplomatik.

Zelensky lebih lanjut mangatakan bahwa ia ingin melihat lebih banyak perusahaan dari Turki yang akan beroperasi di Ukraina, dimana selama ini tercatat telah ada beberapa perusahaan konstruksi Turki yang telah melakukan banyak proyek secara aktif di Ukraina, pungkasnya.

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here