Erdogan dan Kanselir Jerman Bahas Suriah Melalui Telepon

0
27
Foto Anadolu Agency

Istanbul. Presiden Turki dan kanselir Jerman membahas perkembangan di Suriah serta masalah migran gelap yang melintasi kawasan Eropa dalam percakapan telepon pada hari Minggu, 30 Desember 2018, menurut pernyataan dari kepresidenan.

Pernyataan itu mengatakan bahwa Recep Tayyip Erdogan dan Angela Merkel juga membahas hubungan Turki-Jerman serta perang melawan terorisme. Kedua pemimpin sepakat untuk tetap berhubungan dekat usai pertemuan pada bulan Oktober di Suriah, serta usai keputusan AS yang mengejutkan untuk menarik pasukannya dari negara tersebut.

Pada 27 Oktober 2018, Istanbul menjadi tuan rumah KTT empat negara untuk pertama kalinya di Suriah. Para pemimpin Turki, Rusia, Prancis, dan Jerman membahas situasi di negara itu dan menawarkan rencana untuk penyelesaian krisis.

Selanjutnya pada 19 Desember 2018, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa AS akan menarik tentaranya dari Suriah. Keputusannya menyusul panggilan telepon oleh Erdogan, di mana kedua pemimpin sepakat terkait perlunya koordinasi yang lebih efektif atas Suriah yang dilanda perang saudara.

Wakil Juru Bicara Pemerintah Jerman Martina Fietz juga mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa perkembangan terakhir di Suriah yaitu masalah utama dari pembicaraan telepon. Fietz mengatakan bahwa Merkel memuji peran Turki dalam menerima lebih dari 3 juta pengungsi Suriah.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here