Erdoğan Akan Umumkan Penemuan Baru Kapasitas Migas Turki di Laut Hitam Pada Sabtu (17/10)

0
29

BERİTATURKİ.COM, Ankara- Presiden Recep Tayyip Erdoğan pada hari Rabu mengatakan dia akan mengumumkan angka baru untuk cadangan gas yang ditemukan negara itu di Laut Hitam ketika dia mengunjungi kapal pengeboran minyak dan gas pertama Turki, Fatih, pada hari Sabtu di Ibukota Turki-Ankara.

Pada bulan Agustus, Erdogan meluncurkan penemuan lapangan 320 miliar kubik meter (bcm) di Laut Hitam sekitar 100 mil laut di utara pantai Turki.

“Dengan pergi ke kapal latihan kami Fatih pada hari Sabtu, kami berdua akan menyaksikan secara pribadi upaya di lokasi dan mengumumkan jumlah cadangan baru,” katanya kepada kelompok parlemen dari Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK) yang berkuasa di ibu kota Ankara.

Kapal pengeboran Fatih telah membuat negara “sangat senang” dengan penemuan gasnya, kata Erdogan.

Hal ini juga sebagaimana potongan pidato-nya Erdoğan yang dimuat di laman resmi kementerian ESDM Turki pada rabu (14/10).

Kementerian ESDM Turki, memposting Pidato Presiden Erdoğan di TBMM (MPR)-nya Turki mengenai penemuan baru migas di Karadeniz (Laut Hitam) diluar dari jumlah sebelumnya di T1 yang berjumlah 320 milyar kubik, yang akan diumumkan pada sabtu.

Dia menambahkan lebih banyak kabar baik tentang cadangan gas alam akan datang dari aktivitas kapal yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.

Erdogan juga mengatakan kapal bor ketiga negara itu, Kanuni, telah berangkat menuju Laut Hitam untuk memulai operasi di sana.

Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Fatih Dönmez pekan lalu mengatakan kapal tersebut akan memulai kegiatan eksplorasi di wilayah tersebut pada bulan-bulan pertama 2021.

Tidak jelas apakah Kanuni akan beroperasi di bidang yang sama dengan Fatih.

Pernyataan presiden tersebut menyusul laporan baru-baru ini bahwa negara itu sedang bersiap untuk merevisi perkiraan penemuan gasnya di Laut Hitam.

Lapangan tersebut terletak di lokasi Tuna-1 Lapangan Gas Sakarya di Laut Hitam.

Satu sumber yang dekat dengan masalah tersebut mengatakan kepada Reuters pada hari Rabu bahwa aliran gas pertama dari Laut Hitam direncanakan pada Januari 2023 dengan aliran gas tahunan sebesar 15 bcm yang direncanakan mulai tahun 2025.

Harapan saat ini akan adanya tambahan cadangan sebesar 80 bcm serta hasil dari dua lapisan yang lebih penting akan diumumkan, kata sumber tersebut.

“Diperkirakan akan ada penemuan yang sangat serius di sana. Ada banyak kawasan baru yang sudah teridentifikasi di Laut Hitam,” ujarnya.

Sumber tersebut menambahkan bahwa setelah penemuan gas awal diumumkan, ada permintaan dari dua perusahaan besar Barat untuk berpartisipasi dalam produksi dan ekstraksi bersama, tetapi diputuskan bahwa Perusahaan Perminyakan Turki (TPAO) akan mengoperasikan ladang itu sendiri.

Pemerintah Turki akan mengungkapkan “revisi yang cukup besar” untuk perkiraan awal, sumber dengan pengetahuan langsung tentang rencana tersebut mengatakan kepada Bloomberg Jumat.

Turki saat ini mengimpor hampir semua kebutuhan energinya dan penemuan ini dijanjikan akan membantu menurunkan defisit akun saat ini.

Dönmez dalam beberapa kesempatan mengatakan data menunjukkan lebih banyak gas alam akan ditemukan karena pengeboran berlanjut lebih dalam di bawah dasar laut.

Seorang pejabat senior kementerian energi pada bulan September mengatakan bahwa Turki berharap untuk mengumumkan penemuan baru tersebut pada bulan Oktober./DailySabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here