Ekspor Buah Tropis di Turki Meningkat

0
48

BERITATURKI.COM, Turki – Dalam beberapa tahun terakhir produksi buah tropis Turki meningkat pesat menjadi lebih dari 4 juta dolar di ekspor tahunan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Asosiasi Eksportir Aegean (EIB), pada tahun 2018 kiwi menjadi sektor ekspor buah tropis terbanyak di Turki dengan 4 juta 645 ribu dolar.

Tahun ini, ekspor buah tropis pada periode Januari-Oktober meningkat 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu naik dari 3 juta 900 ribu dolar menjadi 4 juta 200 ribu dolar. Posisi pertama ditempati buah kiwi tropis dengan 2 juta 788 ribu dolar, diikuti oleh alpukat dan blackberry. Sementara di peringkat negara, Rusia menempati urutan pertama dengan 870 ribu dolar.

Presiden Asosiasi Eksportir Buah dan Sayur Laut Aegean, Hayrettin Uçak mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, petani wilayah Mediterania dan Aegean menanam buah tropis. Seperti produksi kiwi di wilayah Laut Hitam dan alpukat di Mediterania, dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang signifikan. Selain itu, baru-baru ini budidaya buah naga, mangga dan redcurrant mulai dilakukan dan menunjukkan hasil yang positif.

Ucak Hayrettin mencatat bahwa Turki adalah negara importir buah-buahan tropis. “Produk-produk ini dikonsumsi di pasar domestik dan diekspor ke luar negeri. Ini adalah perkembangan yang membanggakan. Buah-buahan tropis seperti pisang, kiwi, dan lainnya mulai diproduksi tidak hanya di Laut Hitam dan wilayah Mediterania tapi juga di wilayah Aegean. Kami pikir ini akan meningkat di tahun-tahun mendatang,” ungkapnya.

Ucak menekanan, ekspor buah tropis meningkat secara teratur setiap tahunnya. “Misalnya, kiwi sangat sulit tumbuh, namun dalam perawatannya tidak sulit. Iklim Turki juga cocok untuk jenis buah ini.Tentu saja, ketika mengolah tanah harus dilakukan dengan sangat baik sehingga produsen tidak merasa rugi. Tahun lalu, kami masih mengimpor kiwi tapi tahun ini kami sudah mulai mengeskpornya. Ini adalah hal yang baik untuk eksportir maupun produsen Turki,” katanya.

Ucak Hayrettin mengatakan budidaya pisang juga mengalami peningkatan. Sehingga kedepannya Turki tidak perlu lagi mengimpor pisang. Ucak menggarisbawahi, potensi pertumbuhan di Turki bertujuan untuk menghentikan kegiatan impor di semua jenis buah, sehingga dapat meningkatkan pendapatan perekonomian Turki. (Lin)

Sumber: AA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here