Ekonomi Turki Tumbuh 6,7 % Pada Kuartal Ke 3 Year on Year

0
48

BERITATURKI.COM, Ankara- Ekonomi Turki tumbuh 6,7% tahun-ke-tahun pada kuartal Juli-September dalam rebound yang lebih kuat dari perkiraan dibandingkan kontraksi pada musim semi, lembaga statistik negara itu mengumumkan Senin.

Pandemi virus korona, yang menyebabkan kontraksi tahun-ke-tahun sebesar 9,9% pada kuartal kedua ketika pembatasan yang diberlakukan untuk mengekang virus korona paling terpukul, mereda pada kuartal ketiga ketika Ankara membuka kembali ekonomi dan mencabut sebagian besar tindakan pada Juni.

Produk domestik bruto (PDB) negara itu pada harga saat ini meningkat 22,6% menjadi 1,4 triliun Lira ($197,4 miliar) pada kuartal Juli-September, sebagaimana disampaikan Institut Statistik Turki (TurkStat).

Dalam skala musiman dan penyesuaian kalender, PDB kuartal ketiga tumbuh 15,6% dari kuartal sebelumnya, data menunjukkan.

Peningkatan nilai tambah pada kegiatan keuangan dan asuransi sebesar 41,1%, informasi dan komunikasi 15%, industri 8%, konstruksi 6,4%, pertanian 6,2%, dan jasa lainnya 6%.

Angka yang sama naik 2,8% dalam kegiatan real estat, 2,4% dalam administrasi publik, pendidikan, kesehatan manusia dan kegiatan pekerjaan sosial dan 0,8% dalam pelayanan.

Angka pertumbuhan PDB jauh di atas ekspektasi pasar.

Perkiraan median dari 14 ekonom dalam jajak pendapat Reuters memperkirakan pertumbuhan sebesar 4,8%. Perkiraan berkisar antara peningkatan 6,8% dan kontraksi 1,5%.

Survei yang dirilis Anadolu Agency (AA) terhadap 17 ekonom mengharapkan pertumbuhan 5% tahun ke tahun, dengan perkiraan berkisar antara 3,5% dan 6,8%.

Selain itu, ING memproyeksikan PDB Turki meningkat 4,5% tahun-ke-tahun (YoY).

Angka yang mengejutkan tersebut kemungkinan akan menaikkan estimasi untuk proyeksi akhir tahun.

Ankara melihat pertumbuhan 0,3% tahun ini tetapi mengatakan kontraksi 1,5% mungkin terjadi di bawah skenario terburuk. Mereka juga memproyeksikan rebound 5,8% pada 2021.

Untuk setahun penuh, estimasi median dalam jajak pendapat Reuters adalah PDB tetap datar, dengan perkiraan 16 ekonom berkisar antara pertumbuhan 0,6% dan kontraksi 5%.

Para ekonom dalam survei AA memperkirakan pertumbuhan tahunan 0,3% dengan perkiraan berkisar antara 0% dan 1%.

PDB negara itu meningkat 4,5% pada kuartal pertama tahun 2020 dan menyempit sebesar 9,9% pada kuartal kedua karena efek Pandemi pada perekonomian.

Sumber: Daily_Sabah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here