Duta Besar Kazakhstan : Turki dan Kazakhstan Menargetkan Volume Perdagangan $ 10 Miliar

0
32

1 dari setiap 8 perusahaan asing di Kazakhstan adalah perusahaan Turki, kata Duta Besar Kazakhstan di Ankara.

BERITATURKI.COM, Karabuk – Turki dan Kazakhstan bertujuan untuk mencapai volume perdagangan $ 10 miliar dalam jangka panjang, menurut duta besar Kazakhstan di Ankara pada Selasa (16/2/2021).

Selama kunjungan ke Karabuk di wilayah Laut Hitam Turki, Abzal Saparbekuly menunjukkan bahwa penurunan 8% volume perdagangan antara kedua negara diperkirakan disebabkan oleh wabah virus korona.

“Namun, bagian Turki dalam perdagangan luar negeri Kazakhstan meningkat dengan naik ke peringkat keenam. Ini penting dalam hal hubungan perdagangan kami dengan Turki,” kata duta besar itu kepada Anadolu Agency.

Dia mengatakan volume perdagangan antara kedua negara diharapkan mencapai $ 3 miliar tahun lalu, menambahkan bahwa potensi sebenarnya jauh lebih tinggi.

“Target yang ditetapkan presiden pada volume perdagangan antara Turki dan Kazakhstan adalah $ 5 miliar dalam jangka menengah, dan $ 10 miliar dalam jangka panjang,” ujarnya.

Saparbekuly menegaskan, komisi ekonomi bersama sedang berupaya meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara.

“Saya berharap working group ini akan menyelesaikan pekerjaannya pada periode yang akan datang. Kami akan melakukan kajian terhadap produk yang kami beli dari negara lain agar dapat diimpor antar kedua negara. Akan ada pekerjaan yang komprehensif. Itu perlu ditambahkan transportasi dan logistik mereka ke tempat kerja juga.”

Memperhatikan bahwa sektor transportasi berperan penting dalam peningkatan perdagangan antara Ankara dan Nur-Sultan, Dubes menyampaikan bahwa pengiriman peti kemas ke Kazakhstan melalui Laut Kaspia meningkat pesat, terutama dengan dibukanya jalur kereta api Baku-Tbilisi-Kars.

Dia juga mengatakan bahwa perusahaan kereta api dan truk serta serikat pekerja dari kedua negara harus bekerja sama untuk membuat jalur ini lebih berfungsi.

“Itu karena Kazakhstan memiliki barang untuk dikirim ke dunia melalui Turki. Hanya perlu mengerjakan transportasi yang cepat dan lebih ekonomis,” katanya.

Diantara 30 Ekonomi Teratas Dunia

Saparbekuly mengatakan, menurut kajian Bank Dunia, Kazakhstan berada dalam 25 besar di antara 140 negara dengan peluang investasi terbaik.

“Padahal, ada banyak peluang di Kazakhstan karena Kazakhstan termasuk salah satu negara termurah dalam hal biaya bahan baku, tenaga kerja dan industri terkait biaya listrik dan gas alam,” ujarnya.

Duta Besar juga menyoroti bahwa Kazakhstan memiliki ekonomi berkembang, mencatat bahwa itu adalah ekonomi terbesar ke-41 di dunia.

“Tujuan kami adalah menjadi di antara 30 ekonomi teratas dunia.”

Menyoroti bahwa investor bisa mendapatkan akses ke pasar Eurasia dan Asia, terutama ke pasar China, melalui Kazakhstan, Saparbekuly mengatakan bahwa sejauh ini tidak ada pengusaha yang pernah berinvestasi di negaranya yang mengalami masalah.

Dia melanjutkan, jumlah perusahaan Turki di Kazakhstan meningkat 15% tahun lalu, dibandingkan dengan 2019 yang mencapai 2.800, sementara satu dari setiap delapan perusahaan asing di negaranya adalah perusahaan Turki.

Dia mengatakan bahwa perusahaan Turki akan melaksanakan pekerjaan di 25 rumah sakit kota yang akan dibangun di Kazakhstan.

Dubes juga mengatakan bahwa perusahaan Turki sangat aktif bergerak di bidang infrastruktur dan logistik. Volume pekerjaan yang diambil oleh perusahaan Turki dari Kazakhstan di bidang konstruksi adalah $ 27 miliar, katanya.

“Selain itu, Turki merupakan salah satu dari empat negara teratas dalam investasi industri riil di Kazakhstan. Kami mendorong para industrialis Turki untuk datang dan berinvestasi di Kazakhstan,” pungkasnya.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here