Duta AS Untuk PBB Akan Berusaha Membuka Kembali Pintu Perbatasan Turki – Suriah

0
20

BERITATURKI.COM, Hatay – Pada hari kamis (03/06/2021) waktu setempat, Duta AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield, berkunjung ke Provinsi Hatay yang berada di wilayah tenggara Turki. Seusai melakukan inspeksi di wilayah tersebut, dia juga mengunjungi Gerbang Perbatasan Cilvegözü, pos keamanan perbatasan, kantor asosiasi yang memberikan pendidikan dan bantuan kepada warga Suriah yang tinggal di Turki dan salah satu toko milik warga Suriah.

Di gerbang perbatasan di distrik Reyhanlı Provinsi Hatay, Wakil Gubernur Hatay Salih Altun dan Koordinator Wilayah Bulan Sabit Turki Fatih Gökcan memberi informasi kepada Greenfield terkait pekerjaan terus dilakukan di perbatasan.

Altun menyatakan bahwa ada sekitar 50 ribu warga Suriah diselamatkan dari tenda pengungsian dengan penyediaan rumah briket sementara di sisi perbatasan Suriah, ia pun berkata “Disini kami berusaha untuk meningkatkan kondisi kehidupan para imigran dan untuk mencegah terjadinya migrasi tidak teratur. Tempat tinggal yang layak adalah sesuatu yang penting, sebab hal inilah yang menjadi faktor yang mempengaruhi terjadinya migrasi yang tidak teratur.”

Duta AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield

Di sisi lain, Gökcan menekankan bahwa mereka telah mendukung semua LSM dan asosiasi yang ingin membantu serta menjadi relawan di Suriah sejak tahun 2012, dan ia mengatakan bahwa ada sekitar 59.300 kendaraan telah disediakan dalam kurun 9 tahun.

Greenfield juga mengunjungi stasiun transfer bantuan kemanusiaan dari truk Turki ke truk Suriah yang berada di gerbang perbatasan dan ia pun menerima informasi tambahan dari pihak berwenang.

Setelah berkunjung ke gerbang perbatasan, Greenfield juga mengunjungi pos Penjaga Perbatasan Peleton Bükülmez Martyr Prajurit Hüseyin Koroç yang terletak di seberang Kamp Atme di sisi perbatasan Suriah.

Setelah menerima informasi dari tentara yang berjaga di menara pengawas, Greenfield berkunjung ke kantor cabang Hatay milik Asosiasi Hayata Destek yang telah memberikan pendidikan dan bantuan kepada warga Suriah yang tinggal di Turki dengan seorang penjual perhiasan dari Suriah.

Greenfield menyatakan bahwa dia mengambil bagian dalam studi tentang pengungsi untuk sebagian besar karirnya, dan dalam pidatonya di depan para relawan asosiasi dan pengungsi, dia berkata:

“Kami akan terus mendukung para pengungsi dan orang miskin. Saya mengunjungi perbatasan hari ini. Saya akan kembali ke New York dan bekerja dengan anggota Dewan Keamanan PBB untuk menjaga perlintasan perbatasan agar tetap terbuka dan membuka dua pintu perbatasan yang sudah ditutup tahun lalu. Jadi, saya berharap bisa memberi dukungan baik bagi para pengungsi di Suriah maupun bagi para pencari suaka yang tinggal di Turki. Amerika Serikat merupakan salah satu negara yang paling banyak berusaha dalam hal ini.”

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here