Dukungan Negara-Negara Turki terhadap Azerbaijan Sangat Penting kata Utusan Turki

0
58
Utusan Turki untuk Nur Sultan, Ufuk Ekici, mengunjungi Kedutaan Besar Azerbaijan untuk menyampaikan belasungkawa bagi mereka yang kehilangan nyawa dalam serangan Armenia di provinsi Ganja Azerbaijan, 20 Oktober 2020 (Foto AA)

BERITATURKI.COM, Ankara – Utusan Turki untuk Nur Sultan, Ufuk Ekici, pada hari Selasa (20/10/2020)  menyatakan bahwa dukungan negara-negara Turki terhadap Azerbaijan sangat penting.

“Sangat penting bagi dunia Turki untuk mendukung Azerbaijan dalam konflik Nagorno-Karabakh,” kata Ekici setelah mengunjungi Kedutaan Besar Baku di Nur Sultan.

Disambut oleh Duta Besar Rashad Mamedov, Ekici memberikan pernyataan kepada wartawan usai menyampaikan belasungkawa kepada Mamedov. Ekici menyatakan, hingga kemarin, banyak orang, termasuk orang Kazakh, Turki, dan Azerbaijan, datang ke Kedutaan Besar Azerbaijan dan menunjukkan solidaritas.

Menekankan bahwa Turki selalu mendukung Azerbaijan, Ekici menggarisbawahi bahwa Ankara akan selalu menentang pendudukan ilegal dan serangan yang tidak manusiawi dan berharap seluruh dunia akan mendukung Azerbaijan dengan cara ini.

Mamedov juga menekankan bahwa Turki dan rakyatnya telah berada di pihak Azerbaijan dalam membersihkan wilayah mereka sejak hari pertama perang.

“Tidak ada persahabatan seperti itu di antara negara-negara dunia. Ini adalah contoh bagi dunia. Persahabatan ini hanya membawa kekuatan bagi dua orang, membenarkan jalan kita dan memberi dukungan moral,” ujarnya.

Nagorno-Karabakh telah menyaksikan pertempuran sengit selama beberapa pekan terakhir yang telah merenggut nyawa 600 orang, termasuk warga sipil. Wilayah tersebut dianggap oleh PBB dan hukum internasional sebagai bagian dari Azerbaijan. Bentrokan dimulai pada 27 September ketika pasukan Armenia menargetkan pemukiman sipil Azerbaijan dan posisi militer di wilayah tersebut, yang menyebabkan korban jiwa.

Hubungan antara dua bekas republik Soviet, Azerbaijan dan Armenia telah tegang sejak 1991 ketika militer Armenia menduduki Nagorno-Karabakh. Sekitar 20% wilayah Azerbaijan tetap berada di bawah pendudukan ilegal Armenia selama hampir tiga dekade. Berbagai resolusi PBB, serta banyak organisasi internasional, menuntut penarikan pasukan pendudukan.

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here