Dukung Proyek Nol Sampah, Mahasiswa di Turki Produksi Plastik yang Dapat Dimakan

0
47
Foto Daily Sabah

BERITATURKI.COM, Gaziantep – Mahasiswa Jurusan Teknik Makanan Universitas Gaziantep (GAUN) telah menghasilkan plastik berbasis pati yang dapat dimakan. Hal tersebut merupakan salah satu upaya mahasiswa GAUN untuk mendukung Proyek Nol Sampah. Terkait dukungan untuk proyek tersebut, tiga bulan lalu senior Melis Öcal, Güneş Zübarioğlu dan Pınar Altaş dan mahasiswa pascasarjana Hatice Yaprak meluncurkan penelitian produk plastik yang dapat terbiodegradasi serta dapat dimakan dan larut tanpa menyebabkan residu di lingkungan alam.

Tim mahasiswa tersebut telah menghasilkan plastik yang dapat terbiodegradasi dari pati dan bahan makanan dalam jumlah yang besar dengan tujuan untuk berkontribusi dalam sektor ekonomi dan lingkungan. Hatice Yaprak, mengutip dari Daily Sabah, mengatakan bahwa berbagai penelitian dilakukan untuk proyek nol limbah di Turki dan dunia.

“Tujuan kami adalah untuk berkontribusi pada perekonomian, untuk menghasilkan produk baru dengan biaya rendah dan ramah lingkungan. Plastik yang dapat dimakan ini telah diproduksi, diuji coba dengan cara dilarutkan dan berhasil didaur ulang secara alami,” tutur Yaprak.

Yaprak mencatat bahwa plastik yang terbuat dari bahan kimia telah banyak berkontribusi dalam pencemaran lingkungan yang membahayakan makhluk hidup. Ia pun menekankan bahwa sulit untuk menghilangkan efek berbahaya limbah tersebut. Ia menggarisbawahi bahwa pihaknya mencoba untuk memproduksi plastik berbasis bahan yang aman dikonsumsi manusia untuk membawa solusi terkait masalah ini dan memulai produksi massal dalam negeri.

“Kami ingin berkontribusi pada perekonomian nasional dengan plastik yang ramah lingkungan dan ekonomis. Kami memiliki tujuan untuk menggunakannya sebagai kemasan dan bidang lainnya. Jadi, orang dapat hidup di lingkungan yang lebih sehat. Plastik ini tidak akan membahayakan seseorang saat ia mencoba memakannya karena benar-benar berbahan makanan yang aman dikonsumsi. Misalnya, roti kemasan dapat dimakan dengan plastik yang mengemasnya. Produk kami berbahan pati,” tambah Yaprak.

Sehat untuk Anak-Anak

“Anak-anak biasanya mengambil plastik ke mulut mereka dan plastik yang kami hasilkan juga dapat digunakan dalam industri makanan,” ungkap Yaprak.

Yaprak juga menyatakan bahwa biaya bahan dasar plastik biodegradable yang mereka hasilkan cukup tinggi untuk saat ini. Ia melanjutkan bahwa pihaknya ingin berkontribusi pada ekonomi nasional dengan meminimalkannya.

Pertumbuhan Ekonomi

Profesor Jurusan Teknik Makanan Universitas Gaziantep Ali Ríza Tekin menjelaskan bahwa plastik ramah lingkungan yang terbuat dari pati telah dikembangkan oleh mahasiswa. Ia menekankan bahwa mereka melakukan yang terbaik untuk mendukung mahasiswa yang tergabung dalam proyek tersebut.

“Dalam lingkup Proyek Nol Limbah, kami mendukung plastik yang dapat dimakan berbasis pati, dimana hal tersebut sedang dikembangkan oleh mahasiswa kami. Saya pikir produksi plastik berbasis pati yang dapat dimakan itu dapat digunakan sebagai pemanfaatan limbah dan solusi bagi salah satu masalah penelitian serta pengembangan yang perlu ditangani oleh negara kita. Nantinya diharapkan proyek ini akan mampu berkontribusi pada pembangunan ekonomi Turki,” jelas Tekin.(Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here