Drone Turki Memungkinkan Respons Cepat dan Presisi terhadap Kebakaran Hutan

0
12

Direktorat Kehutanan Turki menggunakan drone berteknologi tinggi untuk mempersingkat waktu deteksi, respons, dan pemadaman kebakaran hutan.

BERITATURKI.COM, Ankara – Drone berteknologi tinggi Turki memainkan peran kunci dalam memerangi kebakaran hutan yang sekarang berkobar di berbagai bagian Turki.

Direktorat Kehutanan Turki yang berafiliasi dengan Kementerian Pertanian dan Kehutanan menggunakan teknologi canggih untuk mempersingkat waktu deteksi, respons, dan pemadaman untuk memerangi kebakaran hutan.

Dengan bantuan drone yang melayani armada pemadam kebakarannya, Turki memantau sekitar 1.650 kilometer (1.025 mil) area dari kota terbesar di negara itu Istanbul ke kota perbatasan selatan Hatay serta Republik Turki Siprus Utara (TRNC).

Melalui pengawasan ekstensif oleh drone, ukuran api dapat dinilai lebih cepat dan respons presisi dapat dibuat dengan informasi yang mereka kumpulkan.

Khususnya pada malam hari, memantau arah umum kebakaran, deteksi titik panas, dan penentuan titik intervensi yang lebih jelas membantu mencegah penyebaran api ke area yang lebih luas.

Gambar yang diambil dari lapangan oleh kendaraan udara tak berawak (UAV), yang melayani 24-7 selama periode risiko kebakaran, dipantau langsung di Pusat Manajemen Kebakaran Turki.

Sedikitnya delapan orang tewas dalam kebakaran hutan di Turki yang dimulai pekan lalu, dihembus angin kencang.

Kecerdasan buatan juga digunakan

Gambar yang diambil oleh drone ditransfer ke komputer melalui internet. Kendaraan seperti truk air, peralatan konstruksi, responden pertama, pesawat terbang, dan helikopter ditampilkan di komputer, yang diintegrasikan ke dalam Sistem Pelacakan Kendaraan dalam inventaris administrasi dan termasuk sistem peta dengan data vektor seperti kehutanan dan sumber daya air.

Saat pemrosesan gambar dan kecerdasan buatan mendeteksi kemungkinan kebakaran pada gambar UAV, alarm akan dibuat dan SMS dikirim.

Dengan mendeteksi sumber panas termal pada gambar UAV, koordinat geografis wilayah tersebut dan jarak di antara mereka dihitung.

Inovasi teknologi tinggi ini telah secara drastis mempersingkat waktu respons kebakaran Turki dari 40 menit pada tahun 2003 menjadi hanya 12 menit pada tahun 2019, dan harapan tetap tinggi untuk respons yang lebih cepat.

Sementara empat drone di Direktorat Kehutanan Turki digunakan untuk mengambil gambar konstan, dukungan UAV juga diberikan oleh lembaga lain dalam situasi luar biasa.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here