Di Tengah Bentrokan, Turki Mengirimkan Bantuan ke Azerbaijan

0
51
Konvoi bantuan Bulan Sabit Merah Turki yang membawa pasokan bantuan untuk rakyat Azerbaijan

Pasokan bantuan Bulan Sabit Merah Turki (Turk Kizilay) akan didistribusikan kepada orang-orang yang terkena dampak konflik dengan Armenia di Karabakh Atas

BERITATURKI.COM, Baku (Azerbaijan) – Konvoi bantuan Bulan Sabit Merah Turki yang membawa pasokan bantuan untuk rakyat Azerbaijan yang terkena dampak bentrokan di wilayah Karabakh Atas tiba di ibu kota Baku pada hari Rabu (14/10/2020).

Konvoi empat truk bermuatan bantuan kemanusiaan itu diterima Duta Besar Turki untuk Azerbaijan Erkan Ozoral, Wakil Presiden Bulan Sabit Merah Azerbaijan Qafar Asgarzade, dan pejabat lainnya di Baku.

Konvoi yang membawa 250 tenda bencana, 3.000 selimut, 500 tempat tidur, dan 288 peralatan dapur, berangkat dari ibu kota Turki, Ankara, pada 9 Oktober. Perbekalan bantuan ditempatkan di gudang Bulan Sabit Merah Azerbaijan untuk dikirimkan kepada penduduk sipil yang tinggal di wilayah konflik.

Berbicara pada upacara resepsi, Ozoral menegaskan kembali dukungan Turki untuk Azerbaijan dalam perselisihan dengan Armenia atas Karabakh Atas, juga dikenal sebagai Nagorno-Karabakh, sebuah wilayah Azerbaijan yang diakui secara internasional.

“Kami akan terus memberikan semua jenis dukungan kepada Azerbaijan,” katanya.

Menurut otoritas Azerbaijan, 43 warga sipil Azerbaijan telah tewas dalam serangan pasukan Armenia dan sejauh ini lebih dari 200 lainnya cedera. Bentrokan dimulai pada 27 September ketika pasukan Armenia menargetkan pemukiman sipil Azerbaijan dan posisi militer di wilayah tersebut, yang menyebabkan korban jiwa.

Hubungan antara dua bekas republik Soviet itu tegang sejak 1991 ketika militer Armenia menduduki Karabakh Atas. Sekitar 20% wilayah Azerbaijan tetap berada di bawah pendudukan ilegal Armenia selama sekitar tiga dekade.

Kedua negara sepakat untuk gencatan senjata kemanusiaan yang berlaku pada hari Sabtu untuk pertukaran tahanan dan pengambilan mayat di Karabakh Atas. Gencatan senjata terjadi setelah pertemuan trilateral di Moskow pada hari Jumat antara para menteri luar negeri Rusia, Azerbaijan, dan Armenia.

Tetapi pasukan Armenia hari Minggu melancarkan serangan rudal ke kota terbesar kedua di Azerbaijan, Ganja – meskipun wilayah itu berada di luar zona garis depan – menewaskan 10 warga sipil dan melukai 35 orang lainnya.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here