Dewan Keamanan Nasional Turki Turut Membahas Tentang Konflik Rusia-Ukraina

BERITATURKI.COM, Ankara – Pada hari kamis (27/1) Dewan Keamanan Nasional Turki (Milli Güvenlik Konseyi) mengadakan rapat pertamanya tahun ini di Istana Kepresidenan Beştepe yang berada di ibukota Ankara.

Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan ini berlangsung selama 4 jam 45 menit.

Ketegangan antara Rusia dan Ukraina yang akhir-akhir ini meningkat juga turut dibahas dalam pertemuan tersebut.

Adapun laporan dan topik pembahasan yang dibahas dalam pertemuan tersebut sebagai berikut:

1- Membahas tentang perkembangan politik, militer, ekonomi dan sosial yang penting bagi keamanan nasional Turki pada tahun 2021 dalam semua aspek; Membahas kemungkinan tantangan yang akan dihadapi pada tahun 2022 dan kegiatan yang akan dilakukan dalam kerangka keamanan.

2- Memberikan informasi tentang operasi yang dilakukan dengan tekad dan keberhasilan di dalam negeri dan luar negeri terhadap segala macam ancaman dan bahaya bagi persatuan dan solidaritas nasional Turki dan kelangsungan hidup warga negara Turki, terutama organisasi teroris PKK/KCK-PYD, FETO dan DAESH.

3- Membahas tentang peningkatan ketegangan antara Federasi Rusia dan Ukraina. Sebagai mana hal ini menarik perhatian pada fakta bahwa eskalasi ketegangan tidak akan membawa manfaat bagi siapa pun, seruan dibuat untuk semua pihak untuk mengurangi ketegangan dengan akal sehat pun juga dilakukan pada pertemuan ini.

4- Menekankan akan pentingnya meningkatkan mekanisme yang dibentuk dalam upaya untuk memperkuat perdamaian dan stabilitas di Kaukasus Selatan, dengan upaya konstruktif dan tulus dari berbagai pihak, terutama pihak Turki dan Armenia.

5- Menegaskan kembali bahwa Yunani secara jelas telah melanggar dan mendistorsi hukum internasional dan terus mempersenjatai pulau-pulau yang melanggar perjanjian. Terkait hal ini, mereka telah diundang untuk menanggapi seruan Turki untuk berdialog dan kerja sama. Disini terlihat jelas tekad Turki untuk melindungi hak dan kepentingan sah di Laut Aegea dan Laut Mediterania.

Sumber : TRT Haber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here