Delegasi MUSIAD Kunjungi Kantor Pusat HIPMI

0
113

BERITATURKI.COM, Jakarta – Masih dalam rangka kunjungannya ke Indonesia, delegasi MUSIAD hari Rabu, 16 Januari 2019, kunjungi kantor pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Jakarta.

Kehadiran delegasi MUSIAD beserta Ketua Bidag Hubungan Luar Negeri Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) dan CEO Biru Marmara Grup disambut hangat oleh Ketua HIPMI Bahlil Lahadalia dan jajaran pengurus.

Acara kunjungan tersebut dibuka dengan perkenalan masing-masing pihak, diawali oleh Bahlil yang mengenalkan HIPMI dan sekilas tentang sejarahnya, kemudian Ibrahim Uyar, Presiden Komite Organisasi Luar Negeri MUSIAD yang pada bagiannya turut memaparkan sekilas sejarah berdirinya MUSIAD.

“Kami menilai Indonesia sebagai negara yang kuat dan mampu untuk tidak bergantung pada negara lain, sama halnya dengan Turki,” tutur Ibrahim.

Ibrahim melanjutkan: “Indonesia akan menjadi negara ke-92 dalam daftar kantor perwakilan MUSIAD yang hadir di berbagai negara. Maka dari itu, MUSIAD berharap terwujudnya koordinasi bersama HIPMI dalam berbagai kerja sama ekonomi dan bisnis”.

“Minimal, kami akan melihat peluang pasar yang ada di Indonesia untuk kemudian melihat beberapa orang anggota HIPMI yang nantinya dapat bergabung menjadi bagian dari MUSIAD Indonesia,” tambah Ibrahim.

“Kita dapat memulai kerja sama di sektor makanan halal. Salah satunya kopi,” kata Ibrahim.

Menanggapi hal tersebut Bahlil, ketua HIPMI, mengungkapkan bahwa peluang pasar di sektor kopi sangatlah besar. Ia menyampaikan bahwa potensi produk kopi di daerah-daerah di Indonesia sangatlah kondusif untuk dikembangkan.

“Berbicara kopi asal Indonesia yang nikmat dan terkenal di negara lain, kami memiliki dua daerah yang potensial, salah satunya tanah kelahiran saya, Papua,” tutur Bahlil.

“Putra-putri daerah akan sangat mendukung dan dapat diberdayakan untuk peluang kerja sama ini,” tambahnya.

Pada bagiannya, ketua Bidang Hubungan Luar Negeri ICMI Muhammad Najib turut memperkenalkan CEO Biru Marmara Group Doddy Cleveland Hidayat Putra sebagai Presiden MUSIAD Indonesia yang ditunjuk secara langsung oleh pihak MUSIAD Turki. Ia juga mengungkapkan bahwa besar harapan agar MUSIAD dapat menjalin kerja sama dengan HIPMI dan menggarisbawahi bahwa MUSIAD merupakan asosiasi pebisnis yang independen.

“Dengan tujuan untuk memajukan bangsa dan negara atas tersedianya peluang kerja sama di berbagai sektor yang disediakan Turki, kami berharap pertemuan ini dapat menjadi titik awal dukungan HIPMI bagi kantor perwakilan MUSIAD Indonesia yang akan segera dibuka di Jakarta,” tutur Najib.

Dalam kesempatan tersebut Doddy, CEO Biru Marmara Grup yang juga penggagas berdirinya kantor perwakilan MUSIAD di Indonesia, mengungkapkan bahwa banyak sekali peluang kerja sama yang dapat dikembangkan antara Turki dan Indonesia.

“Jika mengingat capaian perdagangan antara Turki dan Indonesia yang menargetkan USD10 miliar untuk tahun 2023, tentunya peluang kerja sama antara kedua negara masih sangat besar,” tutur Doddy.

“Maka dari itu dengan hadirnya kantor perwakilan MUSIAD di Indonesia, diharapkan akan mampu meningkatkan neraca perdagangan diantara kedua belah pihak,” tambahnya.

MUSIAD atau “Müstakil Sanayici ve İşadamları Derneği” merupakan suatu asosiasi industrialis dan pengusaha independen Turki yang didirikan pada tahun 1990 oleh para pengusaha yang peduli dan memiliki dedikasi untuk merealisasikan hak asasi manusia dan supremasi hukum, serta kesejahteraan masyarakat.

MUSIAD memiliki tujuan platform untuk pengembangan, dialog, kolaborasi, dan solidaritas bagi para pebisnis dan institusi di seluruh dunia dengan tujuan berkontribusi pada pengembangan sosial, budaya, politik, ekonomi, ilmiah dan teknologi.

Beroperasi di 75 negara, MUSIAD memiliki 190 kantor cabang yang mewakili lebih dari 60.000 bisnis di seluruh dunia. Hingga saat ini anggota MUSIAD telah menyediakan pekerjaan bagi lebih dari 1,7 juta orang di seluruh dunia.(Yn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here