Dana Investasi Turki Memecahkan Rekor Baru Mencapai Angka 22 Milyar Dolar.

0
50
Bursa Investasi Turki, TEFAS Istanbul.

BERITATURKI.COM, Ankara (11/06)

Total volume dana investasi di Turki telah melampaui 150 miliar Lira Turki ($22 miliar), dan jumlah orang dan entitas yang berinvestasi di dalamnya telah mencapai 3,1 juta, menurut Bank Penyelesaian dan Penahanan Borsa Istanbul (Takasbank).

“Pasar modal Turki tumbuh karena keluarga investor kami berkembang. Kami sedang berupaya memperbesar pasar modal Turki dan mendiversifikasi instrumen alat investasi,” kata Menteri Keuangan dan Keuangan Berat Albayrak dalam tweet, berbagi angka dari Takasbank.

Mengacu pada tender dan pekerjaan konstruksi untuk membangun kuartal bisnis dengan struktur bertingkat tinggi di distrik Ataşehir Istanbul di sisi Anatolia, ia berkata, “Menjadi pusat keuangan akan sangat cocok untuk Istanbul.”

Portofolio dana investasi, yang mencapai 122,7 miliar liras (20,6 miliar Dolar) pada akhir tahun lalu, meningkat 25 persen menjadi 153,6 miliar liras (22,5 miliar Dolar) dalam lima bulan pertama tahun ini, data Takasbank menunjukkan. Lebih dari 88.600 investor mulai memasukkan uang ke dalam dana investasi pada periode yang sama, sehingga jumlah total investor dari dana ini menjadi hampir 3,1 juta dolar. Lebih dari 118.000 investor itu adalah badan hukum, sementara perorangan menjadi mayoritas.

Pada 2015, sistem elektronik untuk investor reksadana (TEFAS), digunakan untuk transaksi yang lebih cepat. Aplikasi mobile TEFAS dikembangkan pada tahun 2018, memungkinkan individu untuk melakukan transaksi bursa cepat dengan mudah. Pengguna TEFAS juga dapat mencapai informasi seperti alokasi aset, pergerakan harga, dan tingkat hasil secara transparan.

Sementara itu, sekitar 350.000 investor baru telah menempatkan hampir 45 miliar lira (6,6 miliar dolar) di saham di Borsa Istanbul (BIST), menurut pedagang lantai. Sementara jumlah total pemain pasar saham mencapai 1,5 juta, pangsa investor domestik meningkat menjadi 47 persen pada Mei dari 36 persen pada November 2019.

Sejak pertengahan Maret, ketika infeksi coronavirus pertama terdeteksi di Turki, indeks BIST 100 meningkat 4,5 persen. Saham pengecer dan pasar mencatat kenaikan besar, tetapi saham bank dan perusahaan energi mundur pada periode yang sama.

Bobot Bank Garanti, Akbank, rantai supermarket BİM, dan Perusahaan Pengilangan Minyak Turki (Tüpraş) masing-masing adalah 8,4 persen, 8,2 persen, 6,3 persen, dan 5,8 persen pada akhir tahun lalu. Bobot kedua bank menurun lebih dari 2,1 persen pada akhir Mei, menurut Alnus Investments. Sementara itu, bobot Tüpraş menyusut hingga 4 persen. Pada bagiannya, berat saham BİM di BIST melonjak 50 persen menjadi hampir 9,5 persen.

Indeks BIST 100 memulai sesi perdagangan pagi di 109.150,34 poin pada 11 Juni, turun 0,57 persen, atau 628,60 poin. Pada penutupan 10 Juni, indeks saham acuan Turki naik 0,5 persen menjadi 109.778,94 poin, dengan volume perdagangan harian 16,3 miliar lira ($2,4 miliar).

Nilai tukar dolar / lira turun menjadi 6,7870 pada pukul 9:30 waktu setempat (0630GMT) kemarin, dibandingkan dengan 6,7910 pada penutupan 10 Juni./HDN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here