Cairkan Hubungan Bilateral yang Sempat Tegang, PM Yunani Kunjungi Hagia Sophia

0
72
Foto Daily Sabah

BERITATURKI.COM, Istanbul – Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras melakukan kunjungan simbolis ke Hagia Sophia di Istanbul pada hari Rabu, 6 Februari 2019. Kunjungan tersebut dilakukan disela-sela agenda pertemuan yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan Yunani dengan Turki, dimana hubungan keduanya sempat mengalami ketegangan akibat perselisihan terkait wilayah dan eksplorasi energi di Siprus.

Juru bicara Presiden Recep Tayyip Erdoğan, Ibrahim Kalin menemani Tsipras dalam perjalanannya ke Hagia Sophia, yang merupakan katedral terpenting di Susunan Kristen selama 900 tahun sekaligus salah satu masjid terbesar Islam selama 500 tahun berikutnya, dan telah beralih fungsi menjadi museum sejak 1935.

Tsipras juga melakukan kunjungan bersejarah ke bekas seminari Yunani di Kepulauan Pangeran Istanbul. Tak hanya itu, ia mengunjungi situs Seminari Halki di Pulau Heybeliada, dimana kunjungan pertama juga pernah dilakukan oleh seorang pemimpin Yunani dalam beberapa dekade terakhir. Di tempat seminari, Tsipras mengambil bagian dalam upacara keagamaan yang dipimpin oleh Patriot Ortodoks Yunani Muda Bartholomew I.

Didirikan pada tahun 1844, seminari ditutup pada tahun 1971 di bawah undang-undang yang menempatkan pelatihan agama dan militer di bawah kendali negara. Pada hari Selasa (05/02/2019), Erdogan menyarankan seminari itu dapat dibuka kembali jika Athena memperbaiki kondisi untuk komunitas Muslim di Thrace Barat, sebuah wilayah Yunani dengan mayoritas populasi Muslim Turki.

Tsipras bertemu Erdogan di Ankara pada hari Selasa (05/02/2019), di mana presiden Turki mengatakan bahwa ia mengharapkan lebih banyak kerja sama dari Athena dalam pemulangan delapan tentara yang melarikan diri ke Yunani saat terjadi upaya kudeta pada tahun 2016. Tsipras mengatakan pada konferensi pers bersama mereka bahwa Yunani tidak menyambut para putschist, serta menyatakan bahwa kasus kedelapan prajurit itu adalah murni masalah peradilan.

“Yunani dan Turki telah sepakat untuk mengurangi ketegangan di Laut Aegea dan melanjutkan dengan langkah-langkah membangun kepercayaan. Perselisihan Yunani dengan Turki dapat dan harus diselesaikan melalui dialog,” tutur Tsipras.(Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here