Bulan Sabit Merah Turki Siap Tangani Migran dari Timur Sungai Eufrat

0
41
Foto Daily Sabah

Istanbul. Bulan Sabit Merah Turki mengatakan bahwa mereka siap untuk menangani kemungkinan adanya gelombang migrasi dari timur Sungai Eufrat setelah Turki meluncurkan operasi kontraterorisme terencana di wilayah tersebut. Berbicara di kota resor Mediterania Antalya, Ibrahim Altan, ketua Bulan Sabit Merah Turki, mengatakan bahwa mereka telah menyelesaikan persiapan untuk memenuhi kebutuhan pangan dari setiap gelombang migrasi serta mendukung kebutuhan perlindungan mereka.

“Tim kami siap untuk mentransfer bantuan ke wilayah tersebut,” tutur Altan.

Dilansir dari Daily Sabah, badan amal tersebut menampilkan kekuatan pemerintah Turki dengan menjangkau setiap bagian dunia untuk membantu orang yang membutuhkan.

“Kami melakukan semua pekerjaan ini selama Operasi Euphrates Shield, di Afrin dan Idlib (barat laut Suriah), kami juga menyediakan pengiriman bantuan yang diperlukan ke wilayah yang terkena dampak,” tambahnya.

Pada hari Rabu (12/12), Erdogan mengatakan bahwa dalam beberapa hari Turki akan meluncurkan operasi di Suriah, sebelah timur Sungai Efrat, untuk membersihkan kawasan tersebut dari elemen-elemen PKK dan afiliasi Suriahnya, People’s Protection Units (YPG). Berbicara dalam gelaran KTT Industri Pertahanan Turki yang diadakan di Kompleks Istana Kepresidenan Beştepe di ibukota Ankara, Erdogan mengatakan bahwa sudah saatnya untuk menyadari keputusan Turki membubarkan kelompok-kelompok terorisme di timur Sungai Eufrat, mengacu pada daerah yang dikendalikan oleh kelompok teroris YPG di utara dan timur Syria.

Di hari yang sama, Menteri Pertahanan Hulusi Akar mengatakan bahwa membiarkan “koridor teror” dengan cara apa pun di selatan Turki, termasuk timur Sungai Eufrat, merupakan hal yang tidak mungkin.

Turki berbagi perbatasan sepanjang 711 kilometer (442 mil) dengan Suriah dan mempertimbangkan kehadiran YPG, afiliasi Suriah dari kelompok teroris PKK dan kekuatan yang mendominasi di Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS, di perbatasan selatannya menjadi ancaman besar bagi keamanan nasionalnya.

Misi timur dari sungai Eufrat, telah disarankan oleh Turki untuk dilaksanakan selama beberapa bulan, mengikuti dua operasi Turki lintas perbatasan yang sebelumnya sukses di Suriah. Operasi Euphrates Shield diluncurkan pada Agustus 2016 dan Operasi Olive Branch diluncurkan pada Januari 2018, keduanya dimaksudkan untuk memberantas kehadiran teroris YPG dan Daesh di dekat perbatasan Turki.(Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here